Pemerintahan

Bupati Lilis Nuryani Luncurkan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah untuk Perempuan Usia Subur

1316
×

Bupati Lilis Nuryani Luncurkan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah untuk Perempuan Usia Subur

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi meluncurkan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah bagi Wanita Usia Subur (WUS) di PT. Mutu Abadi Selaras, Purbowangi, Kecamatan Buayan, pada Jumat, 25 April 2025. Program ini merupakan bagian dari inisiatif unggulan Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan perempuan di Kebumen.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis menegaskan pentingnya menjaga kesehatan bagi perempuan usia subur, terutama mereka yang aktif bekerja sepanjang hari. Ia menyebut bahwa kekurangan zat besi masih menjadi persoalan yang kerap diabaikan, padahal berdampak besar terhadap produktivitas dan kesehatan reproduksi.

“Tubuh kita membutuhkan cukup zat besi agar darah tetap sehat. Kalau kekurangan, dampaknya bisa lemas, mudah lelah, pusing, bahkan berisiko saat hamil atau melahirkan,” ujar Bupati.

Ia mengajak seluruh perempuan di Kebumen untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah, minimal satu tablet setiap minggu. Pemkab Kebumen, lanjutnya, menyediakan tablet tersebut secara gratis sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

“Melalui program ini, kami ingin semua perempuan Kebumen sehat, kuat, dan tetap bisa tersenyum meski pekerjaan menumpuk. Ini adalah bentuk kasih sayang biyunge,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, menjelaskan bahwa sekitar 2.000 karyawan PT. Mutu Abadi Selaras menerima manfaat dari program ini. Setiap peserta mendapatkan 52 tablet untuk dikonsumsi selama setahun, sedangkan ibu hamil menerima 180 tablet.

“Tablet ini dikonsumsi setiap hari Jumat dan berfungsi mencegah anemia, terutama di kalangan perempuan usia 15 hingga 49 tahun,” jelasnya.

Dr. Iwan menambahkan, distribusi tablet dilakukan melalui berbagai jalur, baik melalui perusahaan maupun fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Program ini direncanakan berlangsung hingga Desember 2025 dan akan terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.