KEBUMEN, Kebumen24.com — Di tengah antusiasme masyarakat menyambut arus mudik Lebaran 2025, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Forkompimda hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 di Alun-alun Pancasila Kebumen, Jumat (21/3/2025). Kegiatan yang digelar Polres Kebumen ini menjadi garda depan kesiapsiagaan menghadapi potensi kerawanan selama mudik Idul Fitri 1446 H.
Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baashit Samsyuri, yang memimpin jalannya apel, menegaskan bahwa pengamanan Operasi Ketupat Candi 2025 tidak hanya soal pengamanan lalu lintas, tetapi juga kesiapan dalam menangani potensi bencana, kecelakaan, hingga aksi kriminalitas yang mungkin terjadi selama mudik. “Kami berharap Operasi Ketupat Candi 2025 dapat memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Operasi ini melibatkan 396 personel Polres Kebumen yang dibantu oleh 10 personel Brimob Polda Jateng serta dukungan 800 personel gabungan dari TNI dan stakeholder terkait. Tidak hanya itu, sejumlah pos pengamanan, pelayanan, dan SAR tersebar di titik-titik strategis Kebumen untuk memberikan layanan cepat tanggap bagi masyarakat.
Menariknya, Polres Kebumen menerapkan rekayasa lalu lintas dengan tiga jalur utama: Jalan Nasional III, Jalan Daendels, dan jalur lintas selatan-selatan. Namun, apakah rekayasa ini mampu meminimalisir potensi kemacetan parah dan kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi saat arus mudik?
Bupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor ini diharapkan bisa menciptakan suasana Lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Kolaborasi seperti ini penting agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang, tanpa ada insiden yang mengganggu,” ungkapnya.
Namun demikian, kesiapan teknis saja tidak cukup. Bupati berharap masyarakat juga berperan aktif menjaga ketertiban dan keamanan selama mudik. “Semoga mudiknya lancar, masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan berkumpul bersama keluarga, dan semuanya berjalan aman,” tambahnya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 tidak hanya menjadi simbol kesiapan teknis, tetapi juga ujian nyata bagi sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan selama momen krusial mudik Lebaran.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















