Transportasi

Dorong Transportasi Ramah Lingkungan, PO Efisiensi Luncurkan Bus Listrik AKAP

1392
×

Dorong Transportasi Ramah Lingkungan, PO Efisiensi Luncurkan Bus Listrik AKAP

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – PO Efisiensi kembali berinovasi dengan meluncurkan bus listrik untuk layanan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam menghadirkan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Peluncuran perdana dilakukan pada 13 Maret 2025 dengan rute uji coba Cilacap – Yogyakarta.

Manager Marketing dan PR PT Efisiensi Putra Utama, Yosua Heryadhi, menjelaskan bahwa penggunaan bus listrik merupakan bagian dari adaptasi perusahaan terhadap tren elektrifikasi kendaraan yang semakin berkembang.

“Kami melihat pertumbuhan kendaraan listrik, dari sepeda hingga mobil, yang kini mulai merambah ke transportasi massal. Bus listrik sebenarnya sudah ada sejak lama, namun masih jarang digunakan untuk rute antarkota. Melalui rute Cilacap – Yogyakarta, kami ingin menguji performa dan efisiensi kendaraan ini sebelum memperluas layanan ke wilayah lain,” ujar Yosua saat ditemui di Pool Efisiensi Kebumen, Rabu (19/3/2025).

Uji Coba dan Tantangan Operasional

Sebagai tahap awal, uji coba bus listrik akan berlangsung selama satu bulan untuk mengukur durasi perjalanan, konsumsi energi, serta potensi kendala teknis yang mungkin muncul di lapangan. Selain itu, tanggapan masyarakat juga akan menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan layanan ini.

“Saat ini, kami mengoperasikan satu unit bus listrik dengan konfigurasi kursi 2-2. Harga tiket perjalanan ditetapkan sebesar Rp30.000 untuk rute Yogyakarta – Kebumen dan Rp60.000 untuk rute Yogyakarta – Cilacap,” tambah Yosua.

Dari segi jadwal, bus listrik Efisiensi berangkat dari Pool Cilacap sekitar pukul 07.30 WIB dan dari Rest Area Kebumen pukul 09.30 WIB.

Sementara itu, Roben Sutarno (43), salah satu pengemudi bus listrik Efisiensi, mengungkapkan bahwa bus listrik memberikan pengalaman mengemudi yang berbeda dibandingkan dengan bus konvensional berbahan bakar diesel.

“Bus ini menggunakan sistem full electric matic, sehingga tidak perlu kopling dan lebih nyaman dikendarai. Namun, akselerasinya berbeda, harus berjalan perlahan di awal dan tidak bisa langsung melaju seperti bus biasa,” jelas Roben.

Dari segi daya tahan, sekali pengisian baterai selama dua jam mampu menempuh jarak sekitar 100 kilometer. Namun, Roben mengakui bahwa fasilitas pengisian daya masih terbatas, hanya tersedia di Yogyakarta dan Cilacap, sementara di Kebumen belum ada stasiun pengisian.

Komitmen Efisiensi terhadap Transportasi Berkelanjutan

Selain menawarkan kenyamanan bagi penumpang, penggunaan bus listrik juga dinilai lebih hemat biaya operasional dibandingkan dengan bus berbahan bakar minyak (BBM). Menurut Yosua, pengoperasian bus listrik bisa menghemat biaya hingga 60 persen dibandingkan dengan bus konvensional.

“Ini masih dalam tahap pengujian, tetapi kami optimis bahwa bus listrik akan menjadi solusi transportasi berkelanjutan yang lebih hemat dan ramah lingkungan,” katanya.

Jika hasil uji coba menunjukkan efisiensi yang tinggi serta mendapat respons positif dari masyarakat, PO Efisiensi berencana menambah armada bus listrik dalam waktu dekat.

“Kami ingin menjadi pelopor dalam menghadirkan transportasi yang lebih hijau di Indonesia. Dengan dukungan masyarakat dan perkembangan infrastruktur pengisian daya, kami yakin bus listrik bisa menjadi pilihan utama di masa depan,” pungkas Yosua. (K24/Ilham).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.