KEBUMEN, Kebumen24.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kebumen pada Selasa 18 Februari 2025, mengakibatkan serangkaian bencana, termasuk tanah longsor, pohon tumbang, dan banjir di beberapa lokasi. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen segera melakukan assessment dan upaya penanganan darurat guna meminimalisir dampak yang lebih luas.
Tanah Longsor di Desa Sawangan, Kecamatan Alian
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa tanah longsor terjadi di RT 02/RW 04 Dukuh Jasman, Desa Sawangan, Kecamatan Alian, sekitar pukul 19.00 WIB. Longsoran tanah sepanjang 10 meter dengan tinggi 15 meter menimpa talud setinggi 3 meter, jalan menuju pemandian timur Krakal, serta sebuah kandang kambing dan pohon nangka.
‘’Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun material longsor menghalangi akses jalan dan mengancam rumah warga, termasuk rumah milik Ibu Rusiati (60), Bapak Mardisono (72), dan Bapak Tori (62). Jika hujan kembali turun, air yang tersumbat akibat longsoran dikhawatirkan meluap dan membanjiri pemukiman warga,’’jelas Heri, melalui rilisnya, Rabu 19 Februari 2025.
Adapun upaya penanganan yang telah dilakukan meliputi:
- Assessment dan pengecekan lokasi.
- Koordinasi dengan pemerintah desa setempat.
- Kerja bakti warga untuk membersihkan material longsor dan memotong pohon yang melintang di jalan.
Hingga saat ini, jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Para penghuni rumah yang terancam telah mengungsi sementara, dan kerja bakti lanjutan dijadwalkan keesokan harinya dengan dukungan logistik serta alat berat.
Evakuasi Pohon Tumbang di Kecamatan Sempor dan Prembun
Selain tanah longsor, hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi, di antaranya:
- Desa Sempor
- Kejadian terjadi pada Selasa (18/2) pukul 19.30 WIB.
- Sebuah pohon joar berdiameter 80 cm tumbang di jalan, menimpa pagar makam serta kabel Telkom.
- Evakuasi dilakukan oleh petugas dari Satpol PP, BPBD, dan warga setempat.
- Desa Mulyosri, Kecamatan Prembun
- Kejadian terjadi pada Rabu (19/2) pukul 06.10 WIB.
- Sebuah pohon joar tumbang menimpa rumah milik Tursiyah, menyebabkan kerusakan pada atap dan reng dengan estimasi kerugian mencapai Rp 2 juta.
- Evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari Satpol PP, BPBD, serta warga setempat.
Banjir di Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun
Banjir juga terjadi di Dukuh Pamrian, RT 02/RW 04, Desa Tunjungseto, pada Selasa (18/2) pukul 18.30 WIB. Penyebab utama banjir adalah luapan irigasi anak sungai yang tersumbat oleh sampah, menggenangi beberapa rumah, termasuk milik Bapak Sunarto (71) dan Bapak Hidayat (67).
Tim BPBD telah melakukan pemantauan di lokasi, dan saat ini kondisi air mulai surut. Namun, warga tetap diminta untuk waspada terhadap kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun.
Upaya dan Koordinasi Penanganan Bencana
Dalam menangani rangkaian bencana ini, BPBD Kebumen berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, TNI, Polri, serta relawan. Adapun kebutuhan mendesak untuk kerja bakti dan evakuasi mencakup logistik, alat berat, serta peralatan pemotong kayu.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir. Jika terjadi keadaan darurat, warga diharapkan segera melaporkan kejadian kepada pihak berwenang guna mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















