Ekonomi

Jelang Puasa, Penjualan Bunga Tabur di Pasar Tumenggungan Kebumen Meningkat 75 Persen

1018
×

Jelang Puasa, Penjualan Bunga Tabur di Pasar Tumenggungan Kebumen Meningkat 75 Persen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang bulan suci Ramadan, permintaan bunga tabur di Pasar Tumenggungan, Kebumen, mengalami peningkatan signifikan. Para pedagang mencatat lonjakan penjualan hingga 75 persen dibandingkan hari biasa.

Sarwiatun, salah satu penjual bunga tabur di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan terjadi karena tradisi masyarakat yang melakukan nyekar atau ziarah kubur ke makam keluarga mereka sebelum memasuki bulan puasa.

“Kalau hari biasa satu keranjang bunga bisa habis dalam dua hingga tiga hari. Namun, menjelang puasa, saya bisa menjual tiga hingga empat keranjang bunga dalam sehari,” ujarnya.

Bunga tabur yang dijual berisi dari berbagai jenis, seperti pandan, kenanga, bunga bayem, dan mawar. Harganya bervariasi, mulai dari Rp5.000, Rp20.00, Rp30.000 hingga Rp50.000 per kantong, tergantung pada jenis dan jumlah bunga yang dibeli.

Untuk memenuhi tingginya permintaan, Sarwiatun mendatangkan stok bunga dari Kabupaten Magelang.

“Biasanya, puncak permintaan terjadi pada H-2 dan H-1 Ramadan, di mana bisa terjual lebih dari lima kilogram bunga. Selain menjelang puasa, permintaan juga meningkat saat mendekati Lebaran,” tambahnya.

Fenomena peningkatan penjualan bunga tabur ini bukan hal baru bagi para pedagang di Pasar Tumenggungan. Setiap tahunnya, menjelang Ramadan dan Idulfitri, masyarakat berbondong-bondong membeli bunga tabur untuk berziarah ke makam keluarga mereka.

Lonjakan penjualan ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang bunga tabur di Pasar Tumenggungan, yang setiap tahunnya selalu merasakan dampak positif dari tradisi nyekar masyarakat menjelang bulan suci. (K24/Ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.