KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, ratusan Polisi RW Polres Kebumen menjalani pelatihan budidaya kelengkeng dan jagung di Kebun Kelengkeng Senkei, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen, Rabu, 19 Februari 2025.
Pelatihan ini menjadi langkah inovatif dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan. Kegiatan diawali dengan “Apel Polisi RW” yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eka Baasith melakukan pengecekan kesiapan personel Polisi RW yang kini berjumlah 602 personel dan bertugas di berbagai wilayah Kebumen. Ia menegaskan bahwa peran Polisi RW tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu membantu masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk ketahanan pangan.
“Melalui pelatihan ini, Polisi RW tidak hanya dibekali keterampilan keamanan dan sosial, tetapi juga diberi pemahaman mengenai pentingnya pertanian dan kemandirian pangan. Dengan begitu, mereka dapat menjadi fasilitator bagi masyarakat dalam mengembangkan pertanian yang berkelanjutan,” ujar AKBP Eka Baasith.

Pelatihan ini menghadirkan pakar pertanian Ahmad Janan, pemilik Kebun Kelengkeng Senkei, yang membagikan pengalaman dan teknik sukses dalam budidaya kelengkeng. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan tentang pemilihan bibit unggul, teknik perawatan pohon, hingga strategi meningkatkan hasil panen yang optimal.
Selain itu, Mustolih Pamungkas dari Balai Penyuluhan Pertanian Mirit memberikan pelatihan khusus mengenai budidaya jagung. Ia menjelaskan metode terbaik dalam pengolahan lahan, penggunaan pupuk yang efektif, serta teknik panen yang dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Pelatihan ini diharapkan dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi Polisi RW, tetapi juga bagi masyarakat luas. Dengan ilmu yang diperoleh, para Polisi RW diharapkan mampu menjadi penggerak dalam memajukan pertanian lokal, membantu petani mengadopsi teknik yang lebih modern, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
“Harapan kami, program ini tidak hanya menjadi pelatihan satu kali, tetapi bisa terus berkelanjutan. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, ketahanan pangan di Kebumen bisa semakin kuat,” tambah AKBP Eka Baasith.
Melalui langkah ini, Polres Kebumen menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis dan solutif. (K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















