Pendidikan

Tingkatkan Produktivitas Tanaman Melon Dalam Rumah Kaca, UPB Kebumen Kembangkan Teknologi Smart Environment Control

1899
×

Tingkatkan Produktivitas Tanaman Melon Dalam Rumah Kaca, UPB Kebumen Kembangkan Teknologi Smart Environment Control

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen  mengembangkan teknologi inovatif untuk meningkatkan budidaya tanaman melon dalam rumah kaca. Teknologi tersebut, yang dikenal dengan nama Smart Environment Control (SEC), dirancang untuk mengendalikan kondisi lingkungan tumbuh tanaman melon dengan presisi tinggi, sehingga mencapai kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman.

Teknologi SEC dikembangkan melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dalam skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Implementasi teknologi ini diterapkan pada mitra strategis, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Giriabiyakta. Sosialisasi program teknologi SEC dilaksanakan pada Selasa (13/08/2024) di Desa Kebakalan, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

Teknologi Smart Environment Control mencakup otomatisasi pengaturan suhu, kelembaban, dan pemupukan yang optimal untuk tanaman melon dalam rumah kaca. Fitur ini memungkinkan pemantauan pertumbuhan tanaman secara real-time, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen serta efisiensi penggunaan sumber daya.

Ketua Pelaksana dari UPB, Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., menekankan pentingnya penerapan teknologi untuk mengoptimalkan sektor pertanian, khususnya budidaya melon dalam rumah kaca.

“Peningkatan produksi dan produktivitas melon menjadi prioritas utama mengingat meningkatnya konsumsi melon dalam negeri. Ini berarti potensi keuntungan petani juga semakin besar,” ungkap Gunarso.

Ia menambahkan bahwa peningkatan produktivitas tidak dapat dilakukan dengan metode konvensional saja, melainkan memerlukan penerapan teknologi terbaru. Smart Environment Control dianggap sebagai terobosan signifikan yang dapat menekan biaya produksi, meningkatkan hasil, dan pada akhirnya, mendongkrak keuntungan petani.

Anggota tim pelaksana, Imade Yoga Prasada, S.P., M.Sc., yang bertanggung jawab atas budidaya tanaman, menjelaskan bahwa teknologi SEC berfokus pada efisiensi penggunaan air dan pupuk untuk mencapai kondisi tumbuh optimal. Penanggung jawab teknologi, Awaludin ‘Abid, S.Kom., M.Kom., menambahkan bahwa penerapan teknologi ini sangat relevan di tengah perkembangan teknologi yang cepat, khususnya di sektor pertanian.

Sutingah, wakil ketua KWT Desa Kebakalan, menyatakan, “Dengan adanya teknologi ini, kami sangat terbantu dalam perawatan tanaman karena suhu, penyiraman, dan pemupukan sudah otomatis berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. Kami tidak perlu lagi menyiram dan memupuk secara manual.”ujarnya.

Pada acara sosialisasi yang dihadiri oleh Kepala Desa Kebakalan,  Wiwid mengungkapkan harapannya agar teknologi SEC dapat menjadi inovasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani melon.

“Kami berharap teknologi SEC dapat membantu meningkatkan pendapatan petani, khususnya di Desa Kebakalan. Selain itu, kami berharap dapat mendorong minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian modern,” ujarnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani, diharapkan proyek ini akan menjadi tonggak penting dalam efisiensi budidaya melon dalam rumah kaca dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani di Desa Kebakalan, Kabupaten Kebumen.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com