PemerintahanPERISTIWA

Baru 9 Hari Menjabat, Ketua DPRD Kebumen Gus Fauhan Temui Pendemo

2537
×

Baru 9 Hari Menjabat, Ketua DPRD Kebumen Gus Fauhan Temui Pendemo

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua DPRD Kebumen sementara, Muhammad Fauhan Fawaqi, yang akrab disapa Gus Fauhan saat menemui pendemo di depan Gedung DPRD Kebumen, Kamis 20 Agustus 2024.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Belum genap dua minggu sejak dilantik sebagai anggota dan sekaligus Ketua DPRD Kebumen sementara, Muhammad Fauhan Fawaqi, yang akrab disapa Gus Fauhan, langsung dihadapkan dengan demonstrasi dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD). Aksi unjuk rasa bertajuk “Indonesia Darurat Demokrasi” berlangsung di depan gedung DPRD Kebumen, Kamis 22 Agustus 2024.

Aksi ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan komunitas masyarakat, termasuk PMII Kebumen, HMI Kebumen, IMM Kebumen, GMNI Kebumen, Perpustakaan Jalanan Kebumen, Suporter Kebumen, BEM IAINU Kebumen, BEM UPB Kebumen, BEM Unimugo dan BEM UMNU Kebumen.

Dalam aksi tersebut, puluhan masyarakat membawa berbagai spanduk dan poster yang menyuarakan harapan mereka. Salah satunya menyuarakan penolakan rakyat terhadap putusan MK yang kemudian di respon DPR RI. Dimana DPR RI berusaha melakukan revisi terkait aturan yang sudah di tetapkan sebelumnya.

Menurut mereka hasil Rapat Baleg DPR RI yang dinilai menganulir atau mengabaikan Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024. Putusan tersebut mengubah syarat pencalonan kepala daerah, yang sebelumnya mengharuskan minimal 20% kursi di DPRD, menjadi bergantung pada jumlah DPT per daerah (6,5% – 10%).

Selain itu, mereka juga menolak Putusan MK No. 70/PUU-XXII/2024, yang mengubah syarat minimal usia calon gubernur/wakil gubernur dari 30 tahun dan calon bupati/wakil bupati dari 25 tahun sejak pelantikan, menjadi sejak penetapan calon oleh KPU.

Gus Fauhan, yang baru dilantik pada 13 Agustus 2024, tidak tinggal diam. Setelah mendengar laporan tentang aksi tersebut. Ia segera menemui para demonstran untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung. Dengan tenang dan penuh wibawa, ia berdialog dengan perwakilan pendemo yang dipimpin oleh koordinator aksi Muhammad  Faza Afan Rosyadi

“Saya mengapresiasi aksi damai ini sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal demokrasi di Kebumen. Kami di DPRD akan selalu terbuka untuk mendengarkan masukan dan kritikan dari warga,” ujar Gus Fauhan di hadapan para demonstran.

Ia juga berjanji akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan transparansi dan akuntabilitas.

Lebih lanjut Gus Fauhan menjelaskan bahwa DPRD Kebumen siap berjuang bersama aliansi untuk menyuarakan suara hati rakyat dengan di buktikan menandatangani pernyataan siap berjuang menyuarakan tuntutan rakyat.

Gus Fauhan mengajak kepada masyarakat khususnya aliansi masyarakat peduli demokrasi agar jangan pernah berhenti menyuarakan hak-hak rakyat. Pihaknya juga menyampaikan DPRD Kebumen sangat terbuka apabila ada yang memberi kritik dan saran agar DPRD Kebumen bisa lebih baik.

“Saya berharap aliansi mahasiswa dan masyarakat bisa bersama-sama bisa menguatkan diri satu sama lain untuk memperjuangkan insfilikasi dan kolifikasi. Dan saya sampaikan ke teman-teman semua untuk jangan pernah berhenti memperjuangkan demokrasi seperti sekarang yang kalian lakukan. Dan kedepan kritik kami apabila cara kami yang mewakili kalian banyak yang tidak sesuai dengan seharusnya.” imbuhnya.

Aksi unjuk rasa ini berakhir dengan damai setelah Gus Fauhan memberikan jaminan bahwa suara masyarakat akan selalu didengar dan diperhatikan oleh DPRD Kebumen. Para demonstran pun membubarkan diri dengan tertib setelah menyerahkan daftar tuntutan secara resmi kepada Ketua DPRD.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.