KEBUMEN, Kebumen24.com – PT. BPR BKK Kebumen kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan meresmikan kantor cabang baru di Kecamatan Adimulyo. Peresmian Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, bersama Direktur Utama PT. BPR BKK Kebumen, Sutrisno, Sabtu 10 Agustus 2024.
Kantor cabang baru ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat setempat dalam mengakses layanan perbankan yang disediakan oleh PT. BPR BKK Kebumen. Kantor yang dibangun dengan anggaran bersumber dari BPR BKK senilai Rp 1,158 miliar itu Lokasinya pun strategis di seputaran pusat Kecamatan Adimulyo.
Direktur Utama PT. BPR BKK Kebumen menyampaikan harapannya agar kantor baru ini dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, khususnya mendukung pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Adimulyo dan sekitarnya.
“Kami berharap, dengan adanya kantor cabang baru ini, PT. BPR BKK Kebumen dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan solusi finansial yang cepat, tepat, dan aman. Ini adalah langkah nyata kami dalam memperluas jaringan pelayanan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Kebumen,” ujarnya.
Kantor cabang baru ini dilengkapi dengan fasilitas modern dan nyaman untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik bagi para nasabah. Dengan adanya cabang baru ini, PT. BPR BKK Kebumen optimis dapat meningkatkan jumlah nasabah serta berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi di wilayah Kebumen, khususnya di Kecamatan Adimulyo.
‘’Kantor cabang ini, PT. BPR BKK Kebumen ini bagian dari upaya perusahaan untuk terus berkembang dan melayani masyarakat dengan lebih baik,’’imbuhnya.
Sutrisno mengungkapkan, aset BPR BKK Kebumen per 8 Agustus 2024 mencapai Rp 527,85 miliar. Aset itu di antaranya Kantor Cabang BPR BKK Adimulyo senilai Rp 1,158 miliar yang dibangun dari swadaya BPR BKK Kebumen.
Kinerja tahun 2024 hingga 8 Agustus 2024, dana yang dihimpun dari masyarakat mencapai Rp 456,66 miliar. Sedangkan kredit yang disalurkan mencapai Rp 391,621 miliar. “Keuntungan yang diperoleh Rp 9,9 miliar,” kata Sutrisno.
Tahun 2024, deviden yang diberikan kepada pemegang saham, Pemkab Kebumen dan Pemprov Jateng Rp 7,570 miliar. Deviden untuk Pemkab Kebumen Rp 3, 890 miliar, untuk Pemprov Jateng Rp 3,470 miliar.
“Rencana deviden tahun 2025, dari operasional tahun 2024 direncanakan Rp 7,70 miliar,” kata Sutrisno.
Sementara itu, Wakil Bupati memberikan apresiasi terhadap langkah PT. BPR BKK Kebumen dalam memperkuat ekonomi lokal melalui layanan perbankan yang andal. Salah satunya dengan menambah kantor baru.
Selain itu, Ristawati juga mengingatkan kepada manajemen BPR BKK Kebumen tentang persaingan antarbank, tidak hanya dengan bank konvensional. Persaingan perbankan bertambah dengan adanya perbankan yang memanfaatkan teknologi informasi (fintech). Menurutnya, Bank harus terus berinovasi sehingga bisa menghadapi persaingan dalam bisnis perbankan.
“BPR BKK telah melayani nasabah dengan mudah, namun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,”ucapnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















