Pendidikan

Lagi, Gagasan Baru Ketua PCNU Kebumen,Targetkan 99 Kader NU Bergelar Doktor

1993
×

Lagi, Gagasan Baru Ketua PCNU Kebumen,Targetkan 99 Kader NU Bergelar Doktor

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua PCNU Kebumen Imam Satibi mendampingi ujian terbuka Kyai Fauzi Muhtad yang terdaftar ke 19 dari kader NU Kebumen yang berhasil meraih kualifikasi doktor di UNINUS Bandung di forum sidang terbuka, Rabu 5 juni 2024.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sejumlah terobosan dan gagasan gagasan baru terus di lakukan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen terpilih, Dr. Imam Satibi. Setelah menggagas Klinik kesehatan, kali ini mentargetkan 5 tahun kedepan 99 Kader NU bergelar Doktor.

Hal itu ia sampaikan disela sela mendampingi ujian terbuka Kyai Fauzi Muhtad yang terdaftar ke 19 dari kader NU Kebumen, dan berhasil meraih kualifikasi doktor di UNINUS Bandung, Rabu 5 juni 2024. Menurutnya, target program 99 doktor NU bukan suatu mustahil untuk diraih selama 5 tahun kedepan.

‘’ Target kami 5 tahun kedepan minimal bisa melahirkan 99 Doktor yang betul betul kader NU,’’ujar Imam Satibi yang juga Rektor UMNU Kebumen itu.

Imam Satibi menjelaskan, hingga saat ini NU Kebumen telah memiliki 19 Kader militan berkualifikasi doktor dengan latar belakang keilmuan yang bervariasi. Sedangkan yang sedang berproses on going menempuh S.3 berjumlah 21 kader.

‘’Mereka ada yang mengambil program fasilitas beasiswa dan ada yang mandiri baik di pergurun tinggi negeri maupun swasta. Bahkan ada yang telah lulus alumni dari Al Azhar Kairo Mesir. PCNU Kebumen akan aktif mendorong dan mencarikan fasilitasi bantuan beasiswa melalui rekomendasi,’’imbuhnya.

Lebih lanjut Imam Satibi menilai, kekayaan yang sesungguhnya dari segala aset  adalah sumber daya manusia [SDM] yang unggul. Untuk itu, guna mendongkrak SDM Kebumen yang sangat critical adalah melalui pendidikan tinggi.

‘’ Saya yakin bahwa negara atau bangsa yang maju diukur dari tingkat pendidikanya. Rendahnya APK pendidikan tinggi di Kebumen menurut saya harus digerakan melalui fasilitasi pendidikan tinggi. Apalagi terkait ancaman dan peluang kedepan dimana kemajuan teknologi semakin pesat dengan berubahnya parafigma kecerdasan buatan dalam berbagai produk teknologi,’’tandasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.