KEBUMEN, Kebumen24.com – Kepala Desa Jabres, Kecamatan Sruweng, Mochammad Chanif secara mendadak mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. Ini dikarnakan setelah dirinya terjaring operasi Pekat Satpol PP tengah dikamar hotel bersama wanita yang bukan istrinya, pada Sabtu 23 September 2023 lalu.
Pengunduruan diri ia sampaikan pada acara Musyawarah Desa yang berlangsung di Kantor Balai Desa, Jumat 29 September 2023. Hadir Camat Sruweng, Polsek Sruweng, Koramil Sruweng, BPD, LKMD, karang taruna, ketua RT dan RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mochammad Chanif membacakan surat pernyataan yang berisi pengunduran dirinya sebagai Kepala Desa Jabres. Ia juga memohon maaf kepada masyarakat atas apa yang telah terjadi.
“Dengan sesungguhnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun, tulus dari lubuk hati yang paling dalam. Saya menyatakan, mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Jabres Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen karena telah melakukan tindakan yang menyebabkan mengganggu ketertiban dan ketenteraman Desa Jabres. Saya mohon dibukakan pintu maaf yang setulus-tulusnya dari seluruh warga Jabres,” kata Mochammad Chanif sambil terisak.
Ketua BPD Teguh Achmad Sumarsono menjelaskan, bahwa dengan adanya pemberitaan di media sosial yang menyangkut Desa Jabres, pihaknya berembug dengan jajaran BPD serta perangkat desa tentang langkah selanjutnya.
“Kami rapat dan berembug minta arahan dari Pak Camat, juga melihat kondisi di lapangan seperti apa. Harapan saya kepada semua khususnya warga Jabres tetap menjaga keamanan dan kondusifitas. Biar nanti Pak Kades yang akan menjelaskan. Semua ada aturannya dan butuh proses,” kata Teguh.
Sementara itu Camat Sruweng Tri Tunggal Eko Sapto menyampaikan, secara prosedural, sahnya pengunduran diri kepala desa ketika yang bersangkutan sudah mendapat SK pemberhentian dari bupati. Selama belum ada SK bupati, maka masih menjalankan roda pemerintahan.
“Kami sudah berpesan kepada seluruh masyarakat Jabres, intinya sebelum ada SK turun, tidak boleh ada keonaran, kegaduhan, maupun hal-hal yang tidak kondusif. Warga Jabres sudah sepakat agar desanya lebih baik ke depan,” lanjutnya.
Lebih jauh Camat Sruweng juga mendoakan agar Kepala Desa Jabres yang baru saja demisioner tersebut agar sabar dan menjadi lebih baik lagi. Tak terkecuali bagi seluruh peserta musyawarah, agar mengambil hikmah dan pelajaran dari kejadian ini.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















