Pendidikan

Maksimalkan Penyebaran Informasi Publik, Relawan PMI Kebumen Dilatih Ilmu Jurnalistik

766
×

Maksimalkan Penyebaran Informasi Publik, Relawan PMI Kebumen Dilatih Ilmu Jurnalistik

Sebarkan artikel ini
Foto : Narasumber M. Tohri Sedang Memberikan Materi Pelatihan Jurnalistik di Aula PMI Kebumen, Rabu 27 September 2023.

KEBUMEN, Kebumen24.com- Untuk memaksimalkan penyebaran informasi publik, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen memberikan pembekalan ilmu Jurnalistik kepada Relawannya. Pelatihan menghadirkan Narasumber M. Tohri, Wartawan dari Media Kebumen24.com.

Kegiatan berlangsung di Aula PMI setempat, Jalan Arumbinang Kebumen, Rabu 27 September 2023. Pelatihan diikuti sekitar 25 peserta yang tergabung dalam Relawan Remaja PMI Kebumen.

Dalam metarinya Tohri menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan ilmu jurnalistik. Ini mulai dari, dasar dan cara kerja jurnalistik, pengambilan angle gambar, wawancara dan menulis berita yang baik dan benar.

Tohri menjelaskan seorang jurnalis profesional harus memiliki skill yang lebih. Utamanya kemampuan berkomunikasi, kritis terhadap isu, dan harus bersikap netral serta memiliki etika yang tinggi.

‘’ Ada beberapa hal yang harus diketahui seorang jurnalis. Pertama etika berkomunikas, relasi, kritis terhadap isu, selektif, jujur dan mampu menguasai penulisan serta pengambilan angle gambar,’’jelasnya.

Dikatakan, Teknik pengambilan gamabr terbagi menjadi tiga, yaitu Long, Medium dan Closup. Sedangkan penulisan berita harus ringkas, padat, jelas dan menarik.

Tohri menambahkan, dalam menulis berita yang baik, harus disertai data yang akurat dan berimbang. Tidak mencampurkan opini dan fakta,

‘’Format penulisan berita yang baik adalah menggunakan metode istilat piramida terbaik. Terdiri dari Judul, Lead, perangkai, tubuh berita, dan kaki berita. Jadi informasi yang paling penting tempatkan di posisi atas, kemudian disusul dengan informasi pendukung lainya dibawahnya,’’urainya.

Tohri menandaskan, menulis judul sebaiknya jangan lebih dari 10 kata. Judul biasanya ditulis dengan menggunakan kata dasar yang provokatif namun tidak kasar.

Sedangkan lead mewakili isi tubuh berita dan jangan lebih dari tiga kalimat atau 35 kata. Untuk penulisan biasanya terdiri dari minimal 6 paragrap.

‘’ Penting yang harus diketahui dalam menulis berita. Pertama judul harus menaik. Kenapa, karna sehebat apapun tulisan kalian, namun judulnya tidak menarik, jangan harap ada yang membawa, judul itu ibarat ruhnya. Judul mewakili isi Lead, sedangkan lead mewakili isi tubuh berita,’’pungkasnya.

Sementara itu, Humas PMI Kebumen Pipeit Mahardika menjelaskan, Pelatihan ini sekaligus bertujuan untuk membentuk Tim Jurnalistik PMI Kebumen. Sedangkan pesertanya merupakan dari kalangan Pelajar tingkat SMA dan Mahasiswa Perguruan tinggi di Kebumen.

‘’Jadi pelatihan ini sengaja kami gelar karna untuk membekali tim jurnalistik PMI Kebumen yang telah kita bentuk. Harapanya nanti mereka bisa aktif mempublikasikan kegiatan kegiatan PMI secara luas kemasyarakat,’’ujarnya.

Adapun pelatihan meliputi teori dan praktek. Mulai dari teknik peliputan, pengambilan gambar foto maupun video hingga menulis berita.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.