BantuanBencana AlamPemerintahanPOLRES kebumenSOSIAL

Tinjau Korban Gempa, Polres Kebumen Salurkan Bantuan

1048
×

Tinjau Korban Gempa, Polres Kebumen Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana dampak gempa Bantul yang terjadi di Kebumen Jumat malam kemarin, Polres Kebumen memberikan bantuan dan meninjau langsung para korban. Salah satunya diberikan kepada Subakir (42) warga Desa Tambakprogaten, Kecamatan Klirong.

Bantuan berupa paket sembako itu diserahkan langsung secara simbolis oleh Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin bersama PJU Polres, dilokasi, Selasa 4 Juli 2023. Bantuan sosial ini merupakan program “Polisi Hadir” untuk meringankan beban para korban.

Kapolres Kebumen mengungkapkan, berdasarkan pantauan Polres Kebumen ada kerusakan rumah di tujuh kecamatan akibat gempa. Meski tidak ditemukan korban jiwa, namun  tak sedikit sebagian rumah warga mengalami kerusakan, baik parah maupun ringan.

‘’ Korban yang ditinjau hari ini merupakan yang mengalami kerusakan rumah cukup parah. Untuk itu,  kami bekerja bersama-sama membantu memperbaiki, serta sedikit membantu meringankan para korban yang terdampak gempa,” ucapnya.

Sementara itu, korban Subakir menuturkan saat kejadian gempa. Saat itu ia tengah membuat cetakan bata. Lalu tak lama kemudian terdengar suara runtuh, dan saat dicek genteng atap dapurnya ambrol.

“Kami sekeluarga sangat berterimakasih sekali, dari kepolisian sudah mau peduli datang ke sini mengecek langsung kondisi kami. Terimakasih juga untuk bantuannya Pak,” kata Subakir yang atap dapur rumahnya ambruk kejadian gempa.

Hal serupa dialami pasangan lansia Darmuji (88) dan Surami (70) warga Desa Rantewringin, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Dimana, atap rumahnya ambruk nyaris menimpa keduanya saat mereka tidur di kamar.

Parahnya kondisi kerusakan, mengharuskan keduanya diungsikan di rumah anaknya Sikam yang tinggal persis di samping rumah.

“Saat gempa, bapak sama ibu sedang tidur di kamar. Lalu atap ambruk. Beruntung yang ambruk hanya atap ruang tamu sampai dapur,” kata Sikam anak nomor tiga korban Darmuji.

Kemudia Mujiasih warga Desa Gebangsari Kecamatan Klirong. Tembok rumahnya retak akibat gempa.

“Terimakasih Pak, hadirnya di rumah kami,” kata Mujiasih terlihat berkaca-kaca.

Ada lagi Sumarno (46) warga Desa Wero, Kecamatan Gombong. Atap dapurnya ambrol dalam peristiwa gempa beberapa waktu lalu. Saat kejadian, Sumarno tengah menonton tv bersama keluarganya.

“Kita sedang nonton tv Pak. Lalu datang gempa, selanjutnya atap dapur ambruk. Gempa lumayan kencang Pak,” kata Sumarno. (K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.