HukumPERISTIWA

Pendiri Mahage Kebumen Dibacok Tetangganya Sendiri, Ini Penjelasan Polisi

4522
×

Pendiri Mahage Kebumen Dibacok Tetangganya Sendiri, Ini Penjelasan Polisi

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Pengasuh dan sekaligus pendiri Majelis Sholawat Mahage Kabupaten Kebumen Habib Hasan Lutfi (65) dikabarkan menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri. Pelaku diketahui berinisial R (40) diduga mengalami depresi karena tidak memiliki pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiswa itu terjadi di rumah korban, tepatnya di Perumahan Tananwinangun Indah, Minggu Pagi sekitar pukul 10.30 WIB, 09 April 2023. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka luka dibagian kepala, tanggan hingga kaki. Korban saat ini tengah di rawat di rumah sakit.

Menurut keterangan para tetangga, kejadian bermula saat R mendapatkan undangan dari Forum Silaturahmi Pemuda Perumahan setempat. Namun pelaku menolak, dan memaki teman yang mengajaknya.

Tak hanya itu, pelaku juga sempat membanting Handphone milik teman yang mengajaknya. Karena tidak mau diajak untuk bersosialisasi, teman pelaku kemudian pulang.

Beberapa saat kemudian, karena kondisi mental pelaku tidak stabil, ia kemudian mengambil sebilah parang disamping rumahnya, dan langsung mendatangi rumah korban, yang juga sebagai ketua RW setempat. Sesampainya dirumah korban, pelaku langsung marah, dan mengayunkan parang ke arah kepala, tangan dan kaki korban.

Dari sabetan parang pelaku, korban langsung berteriak meminta tolong, dan berhasil ditolong oleh para tetangga korban. Setelah itu, pelaku kembali ke rumahnya dan langsung mengurung diri di kamar.

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasat Reskrim AKP Kadek Pande Apridya saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Termasuk sudah mengamankan pelaku beserta barnag bukti berupa sebilah parang.

‘’ Ya benar ada peristiswa itu, pelaku beserta barang bukti sudah langsung diamankan oleh Polsek kota dan dibawa ke Polres,’’ungkap Kasat Reskrim, melalui pesan singkat, Senin 10 April 2023.

AKP Kadek menyampaikan, untuk mengetahui motif penyebab kejadian itu, Polisi tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk sementara, pelaku diduga mengalami depresi karna mengganggur. Meski begitu, hingga kini belum ada keterangan riwayat pelaku mengalami gangguan jiwa.

‘’ Untuk sementara menurut keterangan keluarganya, Pelaku diduga depresi akibat tidak memiliki pekerjaan usai pulang dari Kalimantan dan juga sering mengurung diri di Kamarnya. Tapi kita belum ada data riwayat pelaku mengalami gangguan jiwa. Sedangkan untuk motifnya masih kita selidiki lebih lanjut,’imbuhnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.