PemerintahanSOSIAL

Bulan Dana PMI Kebumen Tahun 2022, Terkumpul Rp 1,5 M

908
×

Bulan Dana PMI Kebumen Tahun 2022, Terkumpul Rp 1,5 M

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen Tahun 2022 terkumpul sebesar Rp 1,5 milyar,. Jumlah ini tergolong naik dibanding tahun sebelumnya, dimana hanya Rp 1,2 milyar.

Bulan dana tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kepada Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto di Pendopo Kabumian Senin, 30 Januari 2023. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PMI Jawa Tengah Sarwa Pramana, Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen Iin Windarti, jajaran Forkompimda, serta PMI kecamatan se-Kabupaten Kebumen.

Dalam sambutanya Bupati menyampaikan pengumpulan bulan dana PMI bukan suatu hal yang mudah untuk diraih. Perlu adanya edukasi kepada masyarakat, untuk melihat seperti apa bentuk kemanusiaan dengan saling tolong menolong terhadap sesama.

Terlebih bulan dana ini fungsinya adalah untuk kemanusiaan, sehingga betul betul dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu, seluruh stakeholder agar bisa bersatu guna membantu terkumpulnya Bulan dana PMI Kebumen.

“Terkait bulan dana PMI, untuk seluruh stakeholder agar bersatu padu membantu karena bulan dana ini betul-betul dibutuhkan untuk kemanusiaan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kebumen, Sabar Irianto menuturkan kenaikan bulan dana PMI pada tahun 2022, adalah bentuk kolaborasi dengan OPD, khususnya bagi para ASN. Dimana pada bulan November 2022 kemarin, PMI Kebumen sudah menerapkan sistem aplikasi dalam pengumpulan bulan dana PMI.

Menurutnya, ini akan lebih mudah dan mengurangi penggunaan kertas, untuk penarikan Bulan Dana PMI. Sedangkan, dari pengumpulan Bulan Dana PMI di kalangan ASN Kebumen berhasil terkumpul Rp 700 juta pada tahun 2022.

“Kita sudah ada kolaborasi dalam rangka mencapai target bulan dana. Karena hampir setiap ASN sudah bisa kita ambil bulan dananya. Dan dari ASN kita mendapatkan sekitar Rp 700 juta,” ujarnya.

Ketua PMI Jawa Tengah Sarwa Pramana berharap untuk bulan dana PMI harus kembali ke masyarakat. Terlebih, Kabupaten Kebumen merupakan salah satu daerah yang rawan bencana terutama banjir, longsor, dan tsunami.

‘’ Saya menilai PMI paling cepat untuk manajemen keuangan, selain dari Baznas. Ini pasti akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti halnya mereka yang terdampak bencana alam.’’ujarnya.(k24/imam).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.