KEBUMEN, Kebumen24.com,- Sebanyak 2080 lansia dan Disabilitas di Kebumen menerima bantuan berupa makan 3 kali sehari dari Kementrian Sosial Republik Indonesia. Bahkan untuk menu yang disediakan telah memenuhi gizi seimbang bagi mereka.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial P3A Kebumen Seha Rahayu, menjelaskan, bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial dalam bentuk makanan matang. Makanan diberikan tiga kali sehari, mulai dari pagi, siang hingga malam dengan nilai menu sekali makan Rp 10.500,-.
‘’ Ini merupakan arahan dari Direktorat Disabilitas, lansia diberikan 3 kali makan, namun untuk dua kali pengantaran. Untuk pagi diantar sekaligus untuk makan pagi dan siang, kemudian diantarkan lagi sore harinya untuk makan malam. Ini diberikan selama 30 hari untuk lansia, sedangkan untuk disabilitas, selama 31 hari,” ucapnya, Jumat 23 Desember 2022.
Adapun proses pembagianya, yakni by name by address (BNBA), dan datanya diambil dari DTKS. Dinas Sosial P3A Kebumen, telah melakukan verifikasi dan validasi (Verval) data bersama dengan Koordinator Kecamatan, dan yang memenuhi syarat sebanyak 2080 orang.
‘’ Penerima program tersebut, untuk lansia berumur 60 tahun dan keluarga tunggal yang berpathokan kepada Kartu Keluarga. Kemudian bagi disabilitas sendiri tidak harus KK tunggal walaupun, dikarenakan mereka pastinya ada pendamping dari pihak keluarga.’’imbuhnya.
Sementara itu Ketua Pokmas Kecamatan Kebumen Titin Nurrohmah mengatakan penerima manfaat dari program kementerian sosial di Kecamatan Kebumen ada di 29 Desa dan Kelurahan. Sedangkan untuk disabilitas, Pokmas Kecamatan Kebumen menangani 23 KPM, dengan jumlah pengantar 9 orang.
‘’Untuk menunya sendiri, semuanya sudah terjadwal, dan telah dikomunikasikan dengan ahli gizi. Sehingga, makanan yang diberikan akan mencukupi gizi bagi penerima manfaat tersebut.’’jelasnya.
Salah seorang disabilitas Ridwan warga Kelurahan Selang mengaku senang dengan adanya program tersebut. Dengan bantuan ini dirinya tidak perlu memasak untuk memenuhi kebutuhan makan sehari hari.
” Alhamdulillah bersyukur sekali, sebelumnya masak sendiri, semenjak adanya program ini tidak masak lagi,’’ ungkapnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















