MIRIT, Kebumen24.com,- Muhammad Syarif Hidayah atau dikenal dengan mbah Marsio telah mengabdikan diri selama 70 tahun merawat pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa. Bahkan selama ini banyak pasian berhasil disembuhkan dan bisa kembali ke masyarakat.
Di usianya yang ke 90, mbah Marsio dengan ikhlas masih merawat 80 ODGJ di Padepokannya Wali Siri Kecamatan Mirit Kebumen. Dimana 30 diantaranya sudah berangsur-angsur pulih dari penyakit jiwa.
Mbah Marsio menuturkan dirinya, sudah merawat ODGJ sejak umur 19 tahun, dimana saat itu, banyak orang gangguan jiwa datang ke tempatnya. Kemudian, diberikan perawatan.
“Saya dari umur 19 tahun merawat ODGJ, sekarang usia saya sudah 90 tahun. Jadi sudah sekitar 70 tahun. awal mulanya saya muter tanah Jawa 3 tahun, setelah Islam umur 16 pulang 3 tahun, saya pulang orang gila pada kesini, tidak saya mencari orang gila nggak, saya ikat di pohon pohon waktu itu belum ada rumahnya, untuk membiayai ini saya sendiri. Saya kasihan melihat mereka, apabila harus tinggal dijalanan, karena mereka juga manusia.’’ujarnya.
Para ODGJ diberikan perawatan dengan metode alamiah dan tanpa obat obatan kimia. Tak jarang juga mereka diajak berinteraksi, untuk mengisi kekosongan di pikiran mereka. Lambat laun, akhirnya para ODGJ bisa diajak berkomunikasi dan beraktifitas.
‘’Dari 80 pasien yang ada, 30 diantaranya sudah mulai beranjak sembuh. Dan 50 lainnya masih perlu penanganan ekstra, karena memang belum bisa diajak untuk berkomunikasi.’’imbuhnya.
Marsio mengatakan, bagi ODGJ yang mulai sembuh diberikan aktifitas, sesuai dengan hobi mereka. Mulai dari bertani, membuat kerajinan, membersihkan Padepokan dan beternak serta kegiatan lainnya yang bersifat positif.
Sedangkan untuk biaya perawatan semua pasien dari sendiri. Meskipun diakuinya pernah ada bantuan dari Gubernur dan Bupati, namun baru tahun kemarin diberikan pada masa covid 19.
‘’ Ini tidak menjadi soal baginya, karena dalam merawat pasien berdasarkan rasa keihklasan. Banyak dari mereka yang sudah sembuh, turut membantu di sawah untuk bertani, dan hasil panen bisa dimakan bersama.’’katanya.
Mbah Marsio menyatakan kebanyakan pasien yang diwawat di Padepokannya ini, berasal dari luar Kebumen. Seperti Medan, Kalimantan, Sumatera, Brebes dan juga Purworejo.
‘’Untuk metode dirinya menyerahkan seluruhnya kepada Tuhan, karena mereka ini mengalami kekosongan Iman, dan gejolak batin yang menyebabkan mereka menjadi seperti ini. Maka dari itu, saya pecaya untuk penyembuhan ODGJ ini tidak memakai obat obatan, namun mengajak mereka ber-interaksi dan memeberikan pemahaman iman, agar mereka bisa kembali.’’pungkasnya.
Salah seorang pasien yang mulai pulih Budiati mengaku sudah dirawat selama satu tahun di Padepokan Wali Siri. Saat ini, sudah bisa beraktifitas seperti mencuci dan memasak serta membersihkan lingkungan.
‘’ Memang banyak rekan rekan ODGJ yang sembuh dan diambil kembali oleh keluarganya. Semoga saya bisa sembuh total dan kembali lagi ke masyarakat.’’ujarnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















