BantuanPemerintahan

Pemdes Grenggeng Salurkan Bantuan Subsidi BBM untuk Warga

1079
×

Pemdes Grenggeng Salurkan Bantuan Subsidi BBM untuk Warga

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24.com,- Pemerintah Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi BBM dari pemerintahan pusat. Bantuan diberikan kepada 596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan nilai total Rp 787.250.000,-.

Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Balai Desa Grenggeng Sabtu, 26 November 2022. Menariknya, pihak Desa juga memfasilitasi warganya dengan melakukan penjemputan bagi para lansia.

Kepala Desa Grenggeng Eri Listiawan saat ditemui menuturkan bantuan yang diberikan saat ini, kepada 596 warga merupakan akumulasi bantuan selama dua bulan. Baik itu dari PKH, BPNT maupun Bantuan Subsidi BBM dari Pemerintah Pusat, dengan jumlah total RP 787.250.000,-.

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat melalui PT POS dan tidak bisa diwakilkan. Sehingga, pemerintah Desa juga memfasilitasi warganya untuk dilakukan penjemputan bagi yang tidak memiliki kendaraan, atau para lansia.

Sedangkan, untuk warga yang sakit dan tidak bisa hadir langsung, bantuan akan diantarkan langsung oleh PT POS kerumah warga. Dengan begitu penerima, bisa dipastikan kepada warga yang bersangkutan.

” Penjemputan diprioritaskan untuk lansia,  jompo yang pastinya sehat, karena ada juga lansia atau dia masih masuk kategori muda tapi tidak sehat karena yang tidak sehat diantar langsung oleh kantor Pos kerumahnya, jadi bagi para KPM yang hari ini belum bisa hadir karena sakit itu dipastikan akan diantar langsung oleh kantor pos,” ucapnya.

Eri juga memastikan, tidak ada warganya yang menerima bantuan ganda, atau salah alamat. Karena bantuan tersebut sudah didata nama dan alamat penerimanya.

Hanya saja untuk bantuan PKH, juga akan mendapatkan bantuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan juga bantuan Subsidi BBM dari pemerintah pusat. Namun, bagi penerima bantuan Subsidi BBM, belum tentu juga mendapatkan bantuan PKH.

” Semua karena sudah terdata by name by Address untuk penerima bantuannya dari PKH, BPNT, dan Bantuan BLT Pos juga subsidi jadi semua sudah by name by address sudah  dipastikan tidak ada dobel bantuan, maksudnya dobel bantuan di sini salah alamat karena bagi penerima PKH mereka pasti mendapatkan BPNT dan Subsidi BBM,  tapi bagi yang subsidi BBM dia itu belum tentu mendapatkan bantuan PKH, karena untuk KPM PKH nya sudah  tersendiri dan dari pemerintahan desa memfasilitasi penjemputan melalui kepala dusun bagi warga KPM yang memang dirasa perlu dijemput dan tidak bisa datang langsung ke desa, silahkan pada warga kita komunikasikan kepada kepala dusunnya supaya bisa di bantu untuk dilakukan penjemputan,  jadi karena pembagiannya dari 10 RW 43 RT ini dibagi berbasis waktu itu  kita bagi supaya tidak ada penumpukan penerima bantuan, mulai dari jam 8 sampai jam 4 sore,” ujarnya.

Sedangkan untuk pengawasan penyaluran bantuan, Desa Grenggeng bekerjasama dengan BPD desa setempat untuk memastikan tidak ada pemotongan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan begitu, para KPM ini menerima bantuan secara utuh, tanpa ada potongan apapun, karena bantuan diberikan langsung oleh PT Pos.

” kita kerjasama dengan BPD untuk memastikan tidak adanya pemotongan dari pemerintahan desa atau dari oknum yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, jadi semua kita distribusikan kepada KPM secara langsung berasama dengan kantor Pos,” jelasnya.

Sementara itu Ketua BPD Desa Grenggeng Slamet Yuswanto mengatakan hingga saat ini tidak ada permasalahan dalam penyaluran bantuan di Desa Grenggeng. Masyarakat, menerima bantuan secara utuh dan tidak ada potongan sama sekali, oleh pemerintahan desa.

Sedangkan untuk alur penyaluran bantuan, juga berjalan dengan baik, karena setiap pembagian dibedakan melalui jam pengambilan. Sehingga tidak ada penumpukan di Aula Desa, dan para lansia diprioritaskan.

” Untuk peran BPD dalam penyaluran Bantuan ini untuk mengawasi intinya untuk mengawal, dan alhamdulillah sejauh ini lancar dan tidak ada potongan dari Pemdes maupun dari manapun, jadinya yang diterima sesuai dengan hal dari KPM, untuk alurnya mereka bisa diatur dengan baik dan yang jompo diprioritaskan,” jelasnya.(k24/imam).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com