Bencana Alam

Diguyur Hujan, Hampir Ratusan Desa di Kebumen Terdampak Bencana

1745
×

Diguyur Hujan, Hampir Ratusan Desa di Kebumen Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen beberapa hari terakhir menyebabkan terjadi bencana alam di sejumlah titik. Bahkan berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kebumen setidaknya hampir ada ratusan desa yang terdampak.

Hal itu disampaikan Humas BPBD Kebumen Heri Purwanto, Kamis 13 Oktober 2022. Bencana alam meliputi longsor, banjir hingga angin puting beliung.

Heri merinci hasil rekap data kejadian bencana alam yang terjadi di wilayah Kebumen. Mulai dari tnggal 7-11 Oktober 2022, setidaknya terjadi di 16 Kecamatan 53 Desa. Seperti Tanah Longsor di 13 Kecamatan 30 Desa. Banjir 5 Kecamatan 23 Desa, Angin puting beliung 4 Kecamatan  5 Desa,

Kemudian bencana terjadi pada tanggal 12-13 Oktober 2022. Terdapat Tanah Longsor  di 5 Kecamatan 8 Desa, Banjir di 6 Kecamatan 10 Desa,, dan Angin puting beliung di 4 Kecamatan 4 Desa.

Adapun rincian titik kejadian banjir di wilayah Kecamatan Rowokele meliputi Desa Pringtutul, merendam akses jalan K1 ketinggian air 30-40 cm, Desa Rowokele, (Makoramil Rowokele), ketinggian air 30-40 cm, dan Desa Redisari ketinggian air di pemukiman 30-40 cm.

Selanjutnya di Kecamatan Buayan, banjir terjadi di Desa Buayan. Air menggenang di jalan K1, ketinggian air 20- 40 cm, RT 03 RW 03 10 rumah. Kemudian di Kecamatan Ayah. Banjir melanda  Desa Kedungweru, Desa Bulureja, merendam 10 RT, ketinggian air sekitar 50-60 cm di pekarangan dan Desa Demangsari Ketinggian air 50-60 cm.

Ada lagi di Kecamatan Sempor. Banjir terjadi di dukuh Kaliwangi RT 03 RW 01 Desa Sampang Sempor, dan 1 unit motor dilaporkan hanyut. Untuk Kecamatan Sruweng. Banjir terjadi di Desa Sidoagung, tepatnya di Jalan antar desa jalur pandansari- karanganyar. Ketinggian air rata rata 20-40 cm, dan tidak bisa dilalui kendaraan Roda dua maupun roda empat.

Termasuk di Kecamatan Kebumen. Banjir terjadi di Desa klirong menggenang ke pemukiman warga setinggi 20 cm. Bahkan hingga saat ini masih tergenang

Sementara untuk tanah longsor terjadi di Kecamatan Rowokele. Ini meliputi Desa Wagirpandan RT 05 RW 04 Dk. Bilungan. Longsor menutup akses jalan K1 dan belum ditangani. Kemudian di Desa Giyanti RT 02 RW 04 Dk. Kalibatur.

Kecamatan Karanggayam longsor terjadi di RT 04 RW 04 Dk. Kaliterus Desa Karanggayam. Material longsor sekitar 3 m menutup total jalan K1, dan saat ini sedang dilakukan kerja bakti membuka akses jalan

Kecamatan Sruweng longsor terjadi di Desa Sidoagung Dk. Serkitik RT 02 RW 07, menimpa pos ronda dan 2 kendaraan sepeda motor. Termasuk di Desa Karangsari RT 01 RW 01, tebing setinggi 6 meter lebar 4 meter di depan rumah longsor. Kejadian pukul. 22.00 wib yang berdampak pada rumah milik 3 orang warga. yakni Sugiarto, Surono dan Turino.

‘’ Upaya  sudah di kirim bantuan logistik untuk penanganan kerja bakti pembersihan material longsor  oleh warga.  korban jiwa (Nihil) kondisi saat ini sudah tertangani,’’terang Heri.

Heri menambahkan, Longsor juga terjadi di wilayah Kecamatan Kebumen. Ini terjadi di sejumlah titik yang meliputi, Ruas jalan Jatisari – Klapsawit, jalan K1 mengalami keretakan akibat luapan air sungai Kedungbener belum tertangani. Desa Karanggayam RT 04 Rw 04 tebing longsor samping rumah an. Subur Pengasihan belum tertangani.

‘’ Kemudian di Desa Tanahsari pintu air sungai kedungbener parapet ambrol dan pintu penuh sampah mengakibatkan dan memperlambat turunya air belum tertangani,’’imbuhnya.

Longsor juga terjadi di Kecamatan Ayah tepatnya di Desa Srati Dusun Jati Bungkus RT 05 RW 05.  Tanah longsor mengenai rumah rumah milik Samin dengan volume longsor panjangng 15 meter lebar 10 meter.

‘’Korban jiwa (nihil ) kondisi saat ini belum tertangani,’’kata Heri.

Bencana alam lainya yakni angin kencang melanda wilayah Kecamatan Petanahan, tepatnya di Desa Karangrejo, RT 01 RW 03. Dimanam pohon kelapa  tumbang menimpa rumah di bagian atap Rumah Sumarti (71 th) dan Kondisi saati ini sudah tertangani.

‘’ Kemudian di Kecamatan Mirit di Desa Wirogaten dukuh Banjengan RT 07 RW 01 Rumah tertimpa pohon Kamis: 13-10-2022.  Pemilik rumah an.  Soim  korban jiwa (nihil) pengiriman logistik untuk kerja bakti warga sudah di kirim untuk rumah  dalam ppenanganan. Kecamatan Ambal di Desa Sidoluhur RT 03 RW 02, hujan dan angin menyebabkan atap rumah Sutiyah (66) ambruk. Kecamatan Puring di Desa Madureja RT 01 RW 02, pohon tumbang menutup akses jalan desa kondisi saat ini tertangani destana setempat,’’pungkasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com