KEBUMEN, Kebumen24.com – Dampak kenaikan harga BBM huga berimbas pada Harga beras di Pasar Tumenggungan Kebumen. Kenaikan harga bervariasi mulai dari Rp.8000 sampai Rp.12000 perkilogramnya, tergantung jenis dan kualitas beras,.
Hal itu disampaikan salah satu pedagang beras pasar setempat Eko pada Rabu, 5 Oktober 2022. Menurutnya, kenaikan harga beras dikarnakan biaya transportasi pengirman barang juga naik.
“Efek dari kenaikan harga BBM memang ada kenaikan cuma kurang signifikan. Harga beras dikisaran 8000 sampai 12000 perkilo tergantung dari jenis atau kualitas berasnya. Kalau harga saat ini berkisar dari Rp.8.500 hingga Rp.10.500 perkilonya.” ucapnya.
Meski mengalami kenaikan harga Eko mengaku daya beli masyarakat saat ini masih stabil seperti biasanya. Dimana dalam sehari rata-rata mampu menjual 1 sampai 1,5 ton beras. Ia berharap kedepan harga beras bisa stabil yang tidak membebani petani maupun konsumen.
“Harapan saya harga beras stabil, kalau harga beras turun kasian para petani sedangkan kalau harga beras melonjak tinggi kasian konsumen. Kita ambil tengahnya yaitu dipetani tidak ada kerugian di konsumen terjangkau harganya.” (K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















