SENISENI BUDAYASOSIALTRADISI

Nguri nguri Budaya, Karang Taruna Desa Peniron Gelar Pagelaran Reog Ponorogo

2374
×

Nguri nguri Budaya, Karang Taruna Desa Peniron Gelar Pagelaran Reog Ponorogo

Sebarkan artikel ini

PEJAGOAN, Kebumen24.com – Guna mengenalkan serta meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan asli Indonesia, Karang Taruna Tunas Karya Desa Peniron Kecamatan Pejagoan menggelar pagelaran seni Reog Ponorogo. Pertunjukan dilakukan oleh Paguyuban Singo Bolang Kertodiharjo dari Jawa Timur dengan menampilkan 20 reog sekaligus.

Acara berlangsung di lapangan desa setempat Selasa, 7 September 2022. Pertunjukan menampilkan berbagai aktraksi diantaranya reog, tari tradisional hingga debus akrobatik.

Ketua Karang Taruna Desa Peniron Restu Andi Saputro mengatakan kegiatan ini digelar untuk membangkitkan kembali geliat kesenian pasca pandemi dan sekaligus nguri nguri budaya lokal. Termasuk untuk meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan asli indonesia khususnya Reog Ponorogo.

“Kegiatan atraksi reog ponorogo ini dalam rangka meningkatkan kecintaan masyarakat khususnya anak muda untuk lebih mencintai lagi kebudayaan indonesia khususnya reog ponorogo. Termasuk nguri nguri budaya.” ucapnya.

Restu mengungkapkan masyarakat begitu antusias untuk menyaksikan pertunjukan tersebut, bahkan pengunjung banyak yang datang dari luar desa. Ia berharap melalui pertunjukan ini masyarakat khususnya anak muda bisa lebih mengenal dan mencintai budaya asli Indonesia.

Sementara itu koordinator paguyuban Singo Bolang Kertodiharjo mengatakan kegiatan tersebut bagian dari tour reog ke seluruh Indonesia. Tour reog ini dalam rangka untuk melestarikan budaya agar tidak diakui negara lain.

“Ini dalam rangka nguri-nguri budoyo atau melestarikan budaya asli Indonesia, khususnya Reog Ponorogo, karena kesenian asli Indonesia ini pernah di klaim sebagai budaya dari negara Malaysia. Untuk itu kami mencoba memperkenalkan budaya asli Indonesia Reog Ponorogo melalui Reog tour se Indonesia.” ucapnya.

Amin menjelaskan kegiatan tour reog ini sudah dilakukan beberapa tahun terakhir dengan berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya di pulau Jawa, melainkan hingga ke luar pulau seperti Kalimantan dan Sumatera.

Menurutnya pelestarian seni budaya ini perlu dikenalkan ke seluruh Indonesia, meskipun kesenian ini berasal dari Jawa. Ia berharap melalui kegiatan tersebut kesenian reog yang merupakan warisan nenek moyang bisa dikenal masyarakat luas agar bisa tetap eksis.

“Harapannya bisa menyelesaikan tour sampai ke seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke agar kesenian reog ponorogo dikenal masyarakat luas dan agar tidak di klaim negara lain.” pungkasnya. (K24/Ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.