ALIAN, Kebumen24.com – Guna membantu mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 323 Universitas Negeri Surakarta (UNS) menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik di Desa Krakal, Kecamatan Alian. Kegiatan diikuti oleh 35 ibu rumah tangga dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Krakal.
Kegiatan berlangsung di balai desa setempat Selasa, 15 Agustus 2022. Hadir Kepala Desa Krakal Agus Parwidi, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Krakal Suryati, Perwakilan Balai Penyuluh Pertanian Desa Krakal Budi Hartoko.
Koordinator kegiatan dari Mahasiswa UNS Agung Pambudi mengatakan kegiatan ini dalam rangka pemerdayaan masyarakat melalui pelatihan membuat pupuk organik. Sekaligus untuk mengurangi penggunaan pupuk bahan kimia yang apabila digunakan jangka panjang akan berdampak buruk pada kesuburan tanah.
“Kegiatan yaitu pelatihan membhat pupuk organik padat dan cair mas, kegiatan diawali dengan sosialisasi pemanfaatan kotoran hewan serta cara pembuatannya menjadi pupuk organik di balai desa setempat. Kemudian dilanjut dengan praktek pembuatan pupuk oleh mahasiswa dan ibu rumah tangga.” ucapnya.
Proses pembuatan pupuk organik padat dan pupuk cair diproses menggunakan cara alami. Pupuk padat dapat digunakan sebagai bahan campuran media tanam (isian polybag), sedangkan pupuk cair dapat digunakan sebagai menyuburkan tanaman dengan cara menyemprotkan ke tanaman secara langsung.

Agung berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat Desa Krakal dapat membuat pupuk secara mandiri dirumah masing-masing. Menurutnya penggunaan pupuk organik penting dilakukan untuk mengembalikan kesuburan tanah.
“Diharapkan dengan penggunaan pupuk organik secara rutin diharapkan dapat mengembalikan kesuburan pada tanah. Selain itu, pupuk padat dan cair dapat dijual sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.” imbuhnya. (K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















