KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 26 bintara remaja angkatan 46 dan 47 Polres Kebumen mengikuti tradisi pembaretan. Menariknya, tadrisi ini dilakukan dengan penyiraman air kembang di kepala para anggota.
Pembaretan yang digelar dua hari berturut-turut dan resmi ditutup Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin Jumat 12 Agustus 2022. Penutupan ditabndai dengan penyiraman air kembang dan pemasangan baret coklat khas Sat Samapta,
“Sebagai anggota Polri harus dapat menjaga sikap dan perilaku, serta moral. Jangan sampai sebagai penegak hukum justru melanggar dan tidak memberi contoh yang tidak baik kepada masyarakat,” jelas AKBP Burhanuddin.
Tradisi pembaretan dilakukan dengan memberikan beberapa materi kepolisian, diantaranya latihan 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Latihan Dalmas menggunakan tameng, senam senjata, peraturan baris berbaris, beladiri Polri, dan dril senam borgol serta lintas medan.
Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menambahkan, tradisi pembaretan ini merupakan suatu kebanggaan sebagai anggota Polri untuk memiliki topi baret. Butuh perjuangan, tantangan dan rintangan untuk bisa menggunakan baret tersebut.
“Sehingga ada rasa bangga, untuk memperoleh topi baret harus memiliki proses yang panjang. Kami berharap dari kegiatan ini akan memunculkan kedisiplinan kepada personel Sat Samapta,” kata Aiptu Catur.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















