KEBUMEN, Kebumen24.com – Guna mendukung peningkatakan ketahanan pangan masyarakat, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini sekaligus untuk mengoptimalkan kawasan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai tempat budidaya tanaman pangan khususnya sayuran.
Kegiatan ini dilaksanakan di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang tepatnya berlokasi di Dukuh Kedung Jati, Desa Soka, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen pada Rabu 10 Agustus 2022. Program optimalisasi lahan P2L ini diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada anggota KWT dan dibagikan leaflet sebagai media pendukung dalam penyampaian materi.
Materi sosialisasi yang disampaikan yaitu mengenai apa itu optimasi lahan, tujuan optimasi lahan, kunci keberhasilan budidaya tanaman, dan teknik budidaya tanaman sayuran yang tepat. Dengan begitu diharapkan dapat mendukung proses kegiatan budidaya tanaman sayuran di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang lebih optimal.
Suryaningsih selaku koordinator kegiatan menyampaikan, lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebaiknya tidak dibiarkan menganggur terlalu lama. Ini dikarnakan lahan yang tidak digunakan dalam waktu yang lama nantinya akan ditumbuhi tanaman yang tidak dikehendaki (semak belukar) yang dapat mengakibatkan lahan kotor dan tempat bersarangnya hama dan penyakit tanaman.
‘’Lahan P2L harus dioptimalkan kembali agar lahan tersebut dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat Desa Soka dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.’’ujarnya.
Usai sosialisasi, Tim II KKN Undip yang dikoordinasikan oleh Suryaningsih mengajak para anggota Kelompok Wanita Tani melaksanakan kegiatan optimasi lahan mulai dari membersihkan lahan P2L, persiapan media tanam, persemaian, dan pembibitan tanaman sayuran. Ini meliputi cabai, tomat, terung, selada, pakcoy, seledri, dan bayam yang telah disediakan oleh mahasiswa.
“Adanya program optimalisasi lahan ini sangat penting dalam keberlanjutan lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sehingga dapat menyeimbangkan dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam sektor sosial-ekonomi, juga memenuhi angka kecukupan gizi masyarakat, bahkan dapat diperjualbelikan sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat.”imbuhnya.
Sementara itu, Bu Wulandari selaku Ketua KWT Desa Soka mengapresiasi inisiatif mahasiswa untuk mewujudkan program optimalisasi lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Terlebih, kegiatan P2L di Desa Soka sudah lama vakum. Untuk itu, dengan adanya kehadiran mahasiswa KKN ini menjadi penggugah semangat para anggota KWT untuk dapat mengelola keberlanjutan P2L secara berkesinambungan.
“Adanya program optimalisasi P2L ini, para anggota KWT merasa sangat terbantu sekali dengan hadirnya mahasiswa KKN Undip untuk mendorong kegiatan KWT dalam mengelola lahan P2L yang lebih produktif. Saya selalu ketua KWT mengucapkan banyak terima kasih atas ilmu dan bantuanya sudah ikut gotong royong mengembangkan lahan P2L mulai dari pembersihan lahan, persiapan media tanam, dan bibit sayuran yang telah diberikan oleh mahasiswa KKN,’ucapnya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















