ReligiTRADISI

Intip Tradisi Khaul Syaikh Abdul Fatah dan Raden Ngabehi Wanantaka di Petanahan

3051
×

Intip Tradisi Khaul Syaikh Abdul Fatah dan Raden Ngabehi Wanantaka di Petanahan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Sebagai bentuk menghormati dan menauladani para ulama, Warga Desa Nampudadi Kecamatan Petanahan menggelar Khaul syaikh Abdul Fatah dan Raden Ngabehi Wanantaka. Semasa hidup, kedua Ulama ini dikenal sebagai tokoh yang telah memperjuangkan agama.

Khaul berlangsung di Makam setempat, Minggu 7 Agustus 2022, malam. Acara digelar dengan memanjatkan doa untuk para leluhur.

Slamet Kuat, selaku penjaga makam syekh abdul fatah mengatakan, Syaikh Abdul Fatah merupakan tokoh ulama di dukuh sentul, murid dari Syaikh Abdul Awal Desa Kebonsari Petanahan. Wujud peninggalannya adalah Mushola Tiban, beserta 1 buah alat terbang yang masih terawat hingga saat ini.

‘’ Kedua makam raden ngabehi wanantaka. Beliau adalah tokoh pemerintahan nampudadi ibaratnya sespuh desa nampudadi yang mana beliau sangat berjasa, dan atas jasa beliau peninggalan peninggalan sampai sekarang ada termasuk situs lawang kori itu masih di uri uri dan di jaga kelestariannya oleh masyarakat.’’ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khau, Maryo mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa jasa ulama. Termasuk untuk mengingatkan masyarakat pada kematian.

‘’Selain itu haul juga memiliki tujuan untuk mengenalkan aulia kepada masyarakat terkhusus generasi masa mendatang. Dengan di adakan setiap tanggal 10 Muharam.’’ungkapnya.

Adapun berlangsung selama dua hari ini, di awali dengan ziarah bersama, tadarus di makam syaikh Abdul Fatah serta pembacaan manaqib di Mushola Tiban. Kegiatan ditutup dengan pengajian oleh Gus Yusuf dari Tegalrejo Magelang.

Selain itu, acara juga digelar pemotongan kambing sebagai bentuk syukur warga. Dengan khaul ini, diharapkan dapat membawa berkah bagi warga sekitar.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com