PemerintahanPendidikanPERISTIWA

Diguncang Gempa, Ratusan Siswa SMK N 1 Karanganyar Lari Berhamburan

1820
×

Diguncang Gempa, Ratusan Siswa SMK N 1 Karanganyar Lari Berhamburan

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Ratusan siswa SMK Negeri 1 Karanganyar Kebumen lari berhamburan keluar sekolah untuk menyelamatkan diri karna terjadi bencana alam gempa bumi. Mereka berlari dan kemudian berkumpul titik lokasi yang aman.

Kendati begitu, peristiwa ini bukanlah kejadian sebenarnya, melainkan hanya simulasi yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen dan Palang Merah Indonesia (PMI), Kebumen. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kesiapan para siswa jika sewaktu waktu menghadapi bencana.

Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen Eddy Nugroho mengungkapkan simulasi sekaligus pelatihan tanggap bencana ini diikuti 100 siswa dan baru pertama kalinya digelar di sekolahnya. Kegiatan berlangsung selama 4 hari, sejak 18  hingga 21 juli 2022.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta yang berasal dari organisasi sekolah seperti Osis, Pramuka, PMR mendapatkan materi tentang bagaimana cara memanajemen kebencanaan, Analisis bahaya kerentanan bencana, dan konsep sekolah aman bencana. Termasuk melalaui simulasi diajarkan secara praktik langsung bagaimana cara menolong korban bencana.

‘’ Tentunya kami bangga karna dipilih menjadi sekolah untuk mendapatkan sosialisasi sekolah aman bencana.  Seperti diketahui, Kabupaten Kebumen memiliki daerah-daerah yang rawan bencana seperti banjir, gelombang tingi, maupun tanah longsor. Untuk itu pelatihan ini sangat penting,’’ujarnya.

Lebih jauh menurutnya, Kabupaten Kebumen merupakan daerah yang rawan bencana. Ini dikarnakan daerahnya yang memiliki pegunungan, daratan maupun daerah pesisir pantai.

“Sangat pas sekali kita mendapat kepercayaan untuk kegiatan sosialisasi sekolah aman bencana, karena siswa kita tidak hanya dari Karanganyar saja, tapi banyak dari daerah-daerah pegunungan, dekat pantai dan wilayah-wilayah banjir lainnya,” ungkapnya.

Dengan pelatihan ini Edy berharap, para siswa dapat menularkan ilmu dan pengalamanya dalam hal penanganan bencana kepada masyarakat lain.

Sementara itu, Nazwa Putri Az Zuhrah salah seorang siswi dari kelas XI mengaku  senang bisa mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya banyak hal yang didapat dari kegiatan ini, terutama mengenai mitigasi bencana dan cara penanganannya.

“Sangat excited banget ya karena ini pengalaman baru, dan selama ini belum pernah mengikuti pelatihan untuk penanganan bencan”, Kata Nazwa.(k24/arta).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com