KEBUMEN, Kebumen24.com,- Kasus dugaan investasi bodong atau Fitri Crypto mendapat perhatian dan tanggapan sejumlah pihak. Bahkan kali ini, tanggapan dilontarkan langsung oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Bupati mengatakan, prihatin dan menilai kasus ini hendaknya bisa menjadi pembalajaran masyarakat khususnya korban agar tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal. Termasuk harus teliiti dalam memilih sebuah tawaran usaha jenis lainya.
‘’ Jadikan ini pembelajaran buat kita semua, agar kedepan tidak mudah lagi tergiur dengan iming iming tawaran dengan keuntungan besar,’’ujar Arif saat ditemui di Pendopo Kebumen, baru baru ini.
Bupati mengimbau kepada para korban, agar jangan segan melapor langsung ke Polres Kebumen. Dengan begitu kasus ini bisa segera diungkap dan diselesaikan secara hukum yang berlaku. Terlebih total jumlah kerugian dari kasus ini juga cukup besar, yakni sekitar 200 miliar rupiah.
‘’Jangan segan segan jika menjadi korban segera melapor saja ke Polisi, supaya kasus ini segera terungkap,’’imbaunya.
Disisi lain, Bupati juga menyampaikan untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkiat bisnis saham dan lainya, pemkab kedepan siap memberikan pelatihan kepada masyarakat. Ini agar masyarakat paham dan tidak mudah tertipu dengan adanya investasi dengan modus trading Cripto.
‘’Insya Alloh kedepan kami akan memberikan pelatihan tentang trading saham dan forex yang sebenarnya. Apa sih itu saham, apa sih itu forex, jadi masyarakat mengetahui seperti apa sehingga bisnisnya. Dengan begitu masyarakat akan paham dan tidak mudah tetipu lagi,’katanya.
Lebih jauh menurut Bupati, praktik penipuan dengan modus investasi ini bisa diketahui apabila masyarakat jeli. Salah satunya melalui tawaran keuntungan yang cukup besar, atau melebihi bunga deposito di Bank.
‘’ Sebenarnya kalo dilihat, bisnis tersebut menggunakan skema ponzi, yang cukup merugikan masyarakat. Karena keuntungan member, sebenarnya diberikan oleh member lain yang berada di bawahnya.
” jadi kalo dari sistem bisnis yang kita berikan lebih dari bunga deposito maka kita perlu berfikir 1000 kali untuk menanam investasi ke situ,”tandasnya.(K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















