KEBUMEN, Kebumen24.com,- Beginilah keseharian Bripka Lanjar Pamudji usai melaksanakan tugas di Satlantas Polres Kebumen. Selain sebgai polisi, ia juga dikenal sebagai ahli patah tulang dan syaraf kejepit.
Setiap hari banyak pasien yang rela antri ditempat kediamannya di dukuh Watubarut, RT 02 RW 03 Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen. Bahkan pasiennya kini tidak hanya dari Kebumen saja, akan tetapi dari luar daerah, seperti Cilacap, Banyumas dan daerah lainnya.
Bripka Lanjar mengaku mendapatkan keahlian ini dari warisan leluhur. Kemudian ia kembangkan dan dikombinasi dengan cara penyembuhan modern. Tak kurang dari 11 tahun menjalani dua profesi yakni, sebagai polisi dan juga menjadi seorang tukang urut.
Menurutnya, ini merupakan panggilan tugas, untuk bisa membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan. Khususnya yang mengalami masalah pada tulang maupun syaraf.
” Kalo mijet itu turun temurun dari mbah saya terus bapak saya, bapak Almarhum Santiarjo saya otodidak 10 tahun yang lalu sekarang memasuki 11 tahun untuk mijet untuk pengembangan mijet atau yang sering dipijat disebut pijet sangkal putung,”imbuhnya.
Kebanyakan pasien yang datang, adalah pasien patah tulang, atau keseleo dan juga syaraf kejepit. Bahkan pasien struk juga tidak luput dalam penanganannya.
” Dengan metode yang saya punya atau pengembangan diri, untuk penanganan patah tulang Alhamdulillah bisa disembuhkan,” Jelasnya.
Sedangkan untuk obat yang diberikan kepada pasien, merupakan hasil racikan sendiri resep dari leluhur. Begitu juga dengan minyak urut yang digunakan untuk memijat pasien, adalah hasil buatannya sendiri.
‘’ Untuk biaya, saya tidak pernah mematok harga. Hanya saja, biaya dihitung sesuai obat dan minyak yang digunakan’’imbuhnya.
Sementara itu, menurut Bisriah, salah satu keluarga pasien mengatakan ayahnya menderita sakit struk selama 3 tahun. Bahkan sangat sulit untuk berjalan maupun berbicara. Namun, setelah mendapatkan penanganan dari Bripka Lanjar Pamudji, kondisi kesehatan ayahnya berangsur membaik.
” Mudah mudahan setelah ini bisa sembuh bisa jalan seperti dulu lagi,” Ucap pasien asal Kesuguhan Cilacap.
Hal senada juga oleh Wandi pasien asal Cilacap yang mengeluhkan pengapuran tulang dan juga syaraf kejepit yang diderita selama 2 tahun. Sakitnya tersebut, membuat ia kesulitan untuk beraktifitas.
‘’ Saya sudah berobat ke berbagai tempat baik medis maupun non-militer medis. Namun, belum mendapatkan hasil berupa kesembuhan. Semoga dengan berobat disini, ia bisa sembuh dan bisa beraktivitas seperti semula lagi.’’ujarnya.(K24/IMAM)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















