PERISTIWA

Belum Ditemukan, Radius Pencarian Korban Terseret Arus Anak Sungai Lukulo Diperluas

1506
×

Belum Ditemukan, Radius Pencarian Korban Terseret Arus Anak Sungai Lukulo Diperluas

Sebarkan artikel ini

KARANGGAYAM, Kebumen24.com,- Pencarian Korban tenggelam yang tereset arus anak sungai lukulo di Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen terus dilakukan. Team SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga 10 Km, dan menerjunkan LCR atau perahu karet. Kendati begitu, hingga Rabu Sore, 15 Juni 2022. Korban atas nama Partiah (46) belum juga ditemukan.

Ketua Team Pencarian Maryadi saat ditemui mengatakan untuk pencarian korban, team SAR gabungan melakukan upaya dengan Body Rafting atau berenang, dan juga penelusuran di tepian sungai dengan berjalan kaki. Disamping itu, team SAR juga menerjunkan LCR atau perahu karet, untuk menyisir hingga ke area bendungan Kaligending.

Dalam pencarian team SAR juga dibantu oleh masyarakat dan keluarga korban, yang mencari di sekitaran awal korban hilang. Hingga, ke jembatan Giritirto dengan berjalan kaki dan juga penyelaman.

” Dapat saya sampaikan,  untuk sampai hari ini kuta sudah menerjunkan ya,  terutama kita tadi melakukan penyisiran dengan cara body rafting dan juga penyisiran dari tepian, kita juga dapat melakukan penyisiran menggunakan LCR,  untuk hari ini kita tetap disebar ya mulai  dari titik awal sampai jembatan Giritirto itu dilakukan warga dan keluarga,  yang terus kemudian dilanjutkan dari jembatan Giritirto,” Ujarnya.

Sedangkan untuk kendala yang dihadapi adalah sulitnya medan sungai yang dilalui oleh team SAR, jadi tidak semua tempat bisa dilakukan pencarian dengan menggunakan LCR. Hal ini dikarenakan, kontur sungai yang memiliki banyak batuan.

Selain itu, sungai Lukulo juga banyak memiliki jeram dan juga pusaran air, sehingga akan sangat sulit apabila harus mengandalkan LCR, dan juga penyelaman. Meski begitu, team SAR Gabungan akan terus mengintensifkan pencarian  hingga 7 hari, yang dimulai dari hari Senin kemarin, saat korban dinyatakan hanyut.

” untuk kendala hari ini masih sama dengan kemarin yaitu kontur kondisi dari sungai itu sendiri yang banyak bebatuan dan banyak jeramnya, untuk saat ini belum ada tanda tanda korban ditemukan,” Jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Partiah dilaporkan terserat arus sungai Luk Ulo saat menyebrang, Senin 13 Juni 2022, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban menyebrang sungai bersama warga lainnya Lasini. Namun karna derasnya arus sungai sehingga menyeret keduanya.(k24/imam)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com