SRUWENG, Kebumen24.com – Sempat mati suri karna pandemi, Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Wijidadi Desa Sidoagung, Kecamatan Sruweng Kebumen kembali menghidupkan wisata edukasi Larangan Village Camping (LVC). Ini dilakukan dengan menggandeng forum kelompok sadar wisata binaan dari Dinas Pariwisata Kebumen.
Selain menyuguhkan pemandangan yang indah, terdapat pula aneka kuliner khas dan edukasi untuk pertanian dan peternakan. Termasuk edukasi membuat batik ekoprint.
Pujiyanto selaku ketua pokdarwis menyampaikan, Desa wisata LVC ini dirintis sejak tahun 2019, dimana pengunjung kebanyakan dari komunitas serta lembaga pendidikan. Ditempat ini mereka akan mendapatkan pemahaman edukasi pelatihan proses pembuatan ekoprint yang hasilnya bisa dibawa pulang.
“Kita menawarkan paket pelatihan edukasi ekoprint hanya dengan Rp150 ribu, nantinya hasilnya pum bisa dibawa pulang”, kata Pujiyanto., Kamis 19 Mei 2022.
Ketua PKK Kecamatan Sruweng Retno Ariyantie berharap, sektor pariwisata desa dapat disinergikan dengan dinas terkait. Terutama dapat memberdayakan kelompok wanita tani agar bisa memanfaatkan potensi yang ada disekitarnya.
“Dengan komitmen, kompak, dan komunikasi kami yakin potensi ini bisa terus dikembangkan”, ungkapnya.
Sementara itu, Blandina Wardani seoarang akademisi yang aktif sebagai penggiat wisata mengatakan, pada pertemuan pokdarwis ini, dirinya mengakui produk ekoprint sidoagung ini mempunyai nilai seni yang tinggi. Menurutnya, ini ramah lingkungan karena berbahan warna alam.
‘’ Ini bagus untuk dikembangkan, terutama jika menggunakan teknologi sehingga hasilnya lebih maksimal.’’ujarnya.(K24)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















