KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk menekan angka kasus stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) gencar melakukan sosialisasi pencegahan stunting. Menariknya, sosialisasi juga digelar vaksinasi booster gratis dan bagi peserta yang beruntung mendapatkan merchandise tambahan berupa TV, Rice Cooker dan hadiah lainnya.
Sosialisasi digelar di Desa Karangreja Kecamatan Karanggayem, Kabupaten Kebumen, Senin, 30 Mei 2022. Kegiatan dilakukan bersama Mitra Kerja di Jawa Tengah dan Komisi IX DPR RI.
Tenaga ahli DPR RI Dr. Riyo Kristian Utomo menyampaikan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan Pemahaman baru kepada masyarakat terkait gejala stunting. Termasuk tentang bagaimana cara melihat pertumbuhan stunting.
“Melalui kegiatan ini masyarakat kita berikan pemahaman tentang gejala maupun pertumbuhan stunting. Ini penting karna penanganan stunting di seluruh Indonesia perlu dilakukan. Untuk pencegahan bisa melalui tiga pendekatan yakni pendampingan pada remaja sebelum menikah, pendampingan ketika sedang hamil, dan pendampingan saat bayi lahir hingga menginjak usia 2 tahun”.jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mengajak masyarakat untuk bisa memahami gejala stunting. Dengan begitu angka penurunan stunting dapat segera tercapai sesuai dengan yang di inginkan Presiden Jokowi.
‘’ Semoga masyarakat bisa paham dan angka kasus stunting bisa terus ditekan,’’ujarnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan dan PPKB Kebumen dr. Iwan Danardono dalam materinya menjelaskan bahwa 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode kritis sekaligus periode emas. Ini dimulai sejak dalam kandungan hingga anak usia dua tahun.
“Selama periode tersebut terjadi pertumbuhan pesat organ-organ tubuh dan otak membutuhkan asupan zat gizi yang cukup dan berkualitas. Bila janin kekurangan gizi dalam kandungan dan berlanjut pada usia selanjutnya maka akan terjadi gangguan pertumbuhan organ -organ tubuh janin, Akibatnya ukuran organ lebih kecil, anak lebih pendek, kecerdasan anak terganggu dan saat dewasa anak berisiko mengalami penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes melitus, hipertensi dan lain-lain,”katanya.(K24).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















