PemerintahanPERISTIWA

Untuk Kelancaran Mudik, Mulai H-15, Proyek Pipa Pertamina di Kebumen Dihentikan

2046
×

Untuk Kelancaran Mudik, Mulai H-15, Proyek Pipa Pertamina di Kebumen Dihentikan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Untuk memastikan pengamanan arus mudik lebaran nantinya dapat berjalan lancar, Satuan Lalu Lintas Polres Kebumen, mulai melakukan peninjauan jalur di sejumlah titik. Salah satunya kegiatan pemasangan pipa Pertamina di Jalan Kedungbener yang melintas jalan nasional.

Peninjauan dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama didampingi Kasat Lantas AKP Tejo Suwuno, Senin 11 April 2022. Kegiatan dilakukan bersama Dinas Pemukiman Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Kebumen.

Kapolres menjelaskan, pengecekan ini dalam rangka persiapan pengamaman arus mudik lebaran tahun 2022. Selain kondisi jalan yang akan dilalui pemudik, proyek pemasangan pipa Pertamina menjadi sasaran utama pantauan karena dalam waktu dekat akan menghadapi Operasi Ketupat Candi 2022.

Ini dilakukan untuk mengatahui sejauh mana proges pemasangan pipa di jalan utama Kebumen yang menjadi jalur utama arus lalulintas antar provinsi. Untuk itu, demi kelancaran arus mudik dan Operasi Ketupat Candi Tahun 2022, pembangunan pipa Pertamina yang berada di jalan nasional akan dihentikan sementara mulai H-15 sebelum lebaran, dan dilanjutkan kembali setelah lebaran.

“Hari ini kita cek sejauh mana progres pengerjaan proyek pemasangan pipa Pertamina, baik yang ada di jalur utama atau di jalur alternatif,” jelas Kapolres.

Sedikitnya ada enam titik lokasi proyek pemasangan pipa pertamina yang menjadi pantauan khusus Polres Kebumen jelang Operasi Ketupat Candi 2022. Diantaranya yaitu Jalan Raya Kedungbener Desa Jatisari, Jalan Raya Kebumen-Kutoarjo, Jalan Lingkar Selatan Kebumen Desa Muktisari, Jalan Raya Simpang Lima Sruweng, Jalan Yos Sudarso Pertigaan Sangkal Putung Gombong dan Jalan Yos Sudarso Desa Selokerto.

“Diharapkan nantinya saat arus pemudik mulai terjadi matrial-matrial tanah ini dapat segera dibersihkan untuk menghindari gangguan terjadinya kecelakaan,” harap Kapolres.

Kapolres menambahkan dari hasil analisa Koorlantas dan Dinas Perhubungan akan terjadi lonjakan arus pemudik pada tahun ini. Diperkirakan akan ada sekitar 21,8 juta pemudik melintas dan masuk wilayah Jawa Tengah. Ini dikarenakan adanya perlonggaran dari pemerintah menghadapi musim lebaran tahun 2022.

‘’ Diperkirakan besok akan ada sekitar 21,8 juta pemudik melintas dan masuk wilayah Jawa Tengah, termasuk Kebumen baik sebagai tujuan mudik atau perlintasan. Maka dari itu keamanan dan kenyamanan pemudik harus kita utamakan,”terangnya.

Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Tejo Suwono menambahkan ada beberapa ruas jalan, baik di Jalan Utama Nasional dan Jalan Alternatif kondisinya rusak dan membahayakan pengendara jalan. Seperti di Jalan Raya Guyangan – Petanahan, lubang-lubang besar hampir terjadi di semua sisi jalan.

“Pengendara atau pemudik diminta ekstra hati-hati saat melintas jalur tersebut karena hampir disemua bagian jalan berlubang,” jelas Kasat Lantas.

AKP Tejo menyampaikan hasil pengecekan jalur di wilayah Kabupaten Kebumen masih ada beberapa ruas jalan yang perlu diperbaiki untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Termasuk perlu ada pemasangan rambu-rambu, dan penerangan jalan umum yang masih minim.

Tejo menambahkan secara keseluruhan personel Satlantas Polres Kebumen sudah siap untuk melakukan pengamanan jalur saat mudik Lebaran.

Sementara itu Kepala Disperkimhub Kebumen Slamet Mustolhah mengatakan, pihaknya siap bersinergi untuk mendukung kelancaran Arus Mudik lebaran nanti. Ia berharap Operasi Ketupat Candi Tahun 2022 dapat berjalan aman dan lancar.

‘’ Intinya kami siap mendukung dan bersinergi dendan Kepolisian. Kita akan terjunkan petugas dilapangan saat pengamanan Arus mudik, termasuk kita akan membuat posko,’’ucap Slamet.(K24)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.