ALIAN, Kebumen24.com – Pertunjukan tiga grup Seni Kuda Lumping memeriahkan acara Peringatan Merdi Bumi Desa Kalirancang Kecamatan Alian Kebumen. Terlebih kegiatan ini digelar selama tiga hari berturut turut, salah satunya Minggu 20 Februari 2022, di Halaman Kantor desa setempat.
Penampilan Tari kuda lumping mampu memukau para warga yang menyaksikan. Kegiatan ini sekaligus untuk nguri nguri budaya dan melestarikannya.
Sesepuh Desa Kalirancang Mbah Koderi Marto Atmodjo (76) menjelaskan, Merdi Bumi merupakan tradisi rutin tahunan sejak dahulu kala. Seperti tahun sebelumnya, kegiatan diawali dengan ziarah ke makam leluhur desa dan kemudian pagelaran wayang kulit.
Kendati begitu, untuk tahun ini, pagelaran wayang kulit diganti dengan pentas seni kuda lumping. Selain karna masih pandemi, kuda lumping dinilai lebih efektif dan menghemat biaya.
‘’ Biasanya Wayang kulit, tapi karna untuk menghemat biaya dan mengingat juga masih pandemi, kita ganti kuda lumping saja, ini juga sebagai wujud melestarikan budaya lokal desa kalirancang,’’ujarnya.
Koderi mengatakan, kuda lumping berlangsung mulai Sabtu hingga Senin atau 19 – 21 Februari 2021. Ini dimainkan oleh tiga grup secara bergiliran. Diantaranya yaitu Grup Turonggo Seto, Turonggo Jatibudoyo dan Turonggo Cokro Budoyo.
Melalui pertunjukan pihaknya berharap, terjalin seliturahmi dan kekompakan sesama warga. Termasuk warisan budaya agar tetap terjaga dan tidak punah digerus majunya jaman.(k24)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















