EkonomiPemerintahanPERISTIWA

Minyak Sayur Langka, Bupati Kebumen Ajak Masyarakat Lebih Kreatif

1257
×

Minyak Sayur Langka, Bupati Kebumen Ajak Masyarakat Lebih Kreatif

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Kelangkaan minyak sayur yang terjadi akhir akhir ini, membuat keprihatinan bagi semua pihak, tak terkecuali Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Menurutnya, kelangkaan minyak sayur tidak hanya di Kebumen saja, namun juga Kabupaten lainya.

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri acara Penyerahan Piagam Penghargaan Tim pengendalian Covid, di Halaman Mapolres Kebumen, Senin 21 Februari 2022. Bupati mengaku akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar kelangkaan minyak sayur dapat segera diatasi.

Bupati menegaskan, Operasi Pasar terus dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan untuk Kebumen masih menunggu intruksi pusat. Kendati begitu, pemkab juga tidak tinggal diam, namun dengan melakukan penguatan dari segi ekonomi lainnya.

Seperti halnya bantuan sembako, Bupati mengubahnya menjadi bantuan langsung tunai. Belum lagi bantuan juga akan disalurkan dari Polres dan Kodim 0709 Kebumen bagi masyarakat yang membutuhkan.

” Tentang kelangkaan minyak sayur, kemudian gula pasir, Alhamdulillah operasi pasar terus ditingkatkan dari pemerintah pusat karena kita juga menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” Ucapnya;

Dengan kondisi saat ini Bupati mengajak masyarakat bisa lebih kreatif. Terlebih Kabupaten Kebumen memiliki banyak sekali pohon kelapa, dan hampir bisa ditemui di semua desa di Kebumen. Kelapa jangan dibiarkan mengering di pohon, akan tetapi bisa bisa diolah menjadi minyak sayur.

” Kita memiliki hasil kebon. Apa itu, yakni kelapa. ini bisa dirubah menjadi minyak sayur, jangan dibiarkan mengering di pohonnya, coba dipetik diambil bikin kopra ataupun dimasak langsung, ini bisa menjadi minyak. Bahkan minyak kelapa ini lebih baik ketimbang minyak sawit,” Terangnya.

Bupati menyebutkan di sebagian wilayah di Kebumen yang telah memproduksi minyak sayur berbahan baku kelapa. Yakni di Kecamatan Prembun dan juga Petanahan. Pihaknya akan terus mendorong para pelaku usaha ini, agar bisa memproduksi minyak sayur yang lebih baik lagi.

‘’ Lemak jenuh yang terkandung dalam minyak kelapa lebih baik dari pada minyak sawit yang selama ini digunakan oleh masyarakat. Jadi kalau minyak sawit sekali goreng, tapi kalo minyak kelapa ini bisa beberapa kali,”ujarnya.

Bupati meminta, ditengah gempuran wabah covid masyarakat Kebumen bisa semakin siap dan sehat. Terutama terus kreatif dan produktif.(K24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.