Pemerintahan

Dua Mentri Resmikan Dua Pasar di Kebumen

1743
×

Dua Mentri Resmikan Dua Pasar di Kebumen

Sebarkan artikel ini

KLIRONG, Kebumen24.com,- Penandatanganan Prasasti menandai peremian Pasar Dorowati Kecamatan Klirong dan Pasar Kejawang Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Istimewannya lagi, persmian dua pasar itu dilakukan langsung oleh dua orang menteri, yaitu  Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri BUMN Republik Indonesia Erick Tohir.

Acara berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Selasa 22 Februari 2022. Hadir Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih dan juga sejumlah pejabat terkait.

Dalam sambutannya Menteri Perdagangan RI Muhamad Lutfi menyampaikan Pasar Rakyat ini diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Dengan begitu ekonomi masyarakat di Kebumen bisa lebih sejahtera, dan mendekatkan antara penjual dan pembeli.

‘’ Terlebih kedepan pasar tradisional akan bersaing dengan pasar modern, yang tentunya kehadiran pasar tradisional ini bisa menjawab tantangan Global, di masa yang akan datang.’’ujarnya.

Hal senada disampaikan Menteri BUMN Erick Tohir, dimana pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di Kebumen. Termasuk akan menghadirkan pembiayaan murah kepada masyarakat melaui bank BRI.

Dikatakan, Bank Rakyat Indonesia saat ini tengah membangun populasi pasar online dan pembayarannya sendiri dilakukan secara digital melalui aplikasi Qris. Disitu kementrian BUMN hadir memberikan pendampingan.

‘’Pasar rakyat bisa bersanding dengan pasar online yang saat ini memiliki populasi yang cukup besar. Sehingga barang barang yang dijual di pasar modern hendaknya lebih kompetitif dan bisa bersaing secara sehat,’’imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto menyambut baik kedua menteri tersebut. Menurutnya, ini sebuah bentuk dukungan besar dari Pemerintah Pusat, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan di Kebumen.

Bupati menjelaskan, untuk merevitalisasi kedua Pasar tersebut pemkab telah mengeluarkan anggaran kurang lebih Rp 9 milyar.Diharapkan pasar ini bisa meningkatkan semangat masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat covid 19.

Apalagi, saat ini bantuan sosial dari Kemensos digelontorkan dalam bentuk uang tunai, dan tidak lagi melalui e-warung. Dengan begitu secara otomatis uang tersebut akan berputar di pasar rakyat dan menghidupkan pasar tradisional.

” Penerima PKH sekitar 111 ribu. Kita berharap bantuan ini bisa digunakan untuk penerima dan dibelanjakan ke pasar tradisional,”pungkasnya.(K24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.