KUTOWINANGUN, Kebumen24.com,- Badan Intelegen Negara Daerah (BINDA) Jateng kembali mengadakan vaksinasi masal bagi masyarakat di 14 wilayah Kabupaten Kota se Jawa Tengah. Vaksinasi dilakukan secara door to door dengan mendatangi rumah rumah warga.
Seperti di Desa Babadasari Kecamatan Kutowinangun Kebumen Jum’at, 28 Januari 2022. Tidak kurang disipakan 1000 dosis vaksin dari tiga jenis berbeda, yakni, sinovac, Pfitezer, dan Astrazeneca.
Dalam riliasnya, Kepala BINDA Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, S.H, M.M menyampaikan target vaksinasi kali ini sebanyak 15.000 dosis vaksin. Ini dilaksanakan di kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Temanggung, Kebumen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal dan Grobogan.
‘’ Selain itu kita juga mendirikan sebanyak 15 sentra vaksinasi di 14 kabupaten/kota. Yang melayani vaksinasi anak usia 6-11 tahun, vaksinasi umum dan para lansia.’’jelasnya.
Sedangkan untuk vaksinasi Booster, digelar di 6 wilayah yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pekalongan, Temanggung, Boyolali dan Kabupaten Semarang, dengan target peserta 2100 orang. Vaksinasi booster ini sangat dibutuhkan ditengah antibodi covid19 yang semakin melemah setelah sekian lama mendapatkan vaksin.
” Konsep door to door merupakan konsep untuk mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat, terutama untuk membantu warga masyarakat dengan kebutuhan khusus serta memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin,” Jelasnya dalam rilis BINDA Jateng.
Sementara itu, Camat Kutowinangun Ir Kotib mengatakan vaksinasi digelar atas kerjasama dengan Puskesmas Kutowinangun. Dimana sasarannya adalah, para lansia dan divabel yang tidak dimungkinkan datang ke sentra vaksinasi.
Ia menyebutkan vaksinasi di Kecamatan Kutowinangun telah tercapai 84 persen. Menurutnya ini telah melewati target yang diberikan oleh Kabupaten yakni 80 persen.
Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 kini sudah tercapai 70 persen. Untuk itu dengan vaksinasi dari BINDA Jateng ini, diharapkan target vaksin seluruh masyarakat segera tercapai.
” Untuk yang door to door, diambil sample 5 orang yang terutamanya adalah lansia dan divabel yang artinya tidak bisa datang ke Balaidesa,” Ucapnya.
Kepala Puskesmas Kutowinangun dr. Pratama Adi Prabawa, M.Sc. mengatakan vaksinasi door to door dinilai sangat efektif. Terlebih sebagian masyarakat ada yang tidak bisa datang ke sentra vaksinasi karna hal lain.
‘’ Vaksinasi door to door ini ke dua kalinya digelar. Dimana, sebelumnya dilakukan bersamaan dengan Polsek Kutowinangun dan kini bekerjasama dengan BINDA Jateng.’’imbuhnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















