BULUSPESANTREN, Kebumen24.com,- Nasib kurang beruntung dialami Salimah, warga Dukuh Pedati Desa Bocor Buluspesantren Kebumen. Di usianya yang tidak muda lagi, ia bertahun tahun tinggal Gubug reot dan butuh sentuhan bantuan dari pemerintah.
Dirumah berbahan baku kayu dan bambu ini, bertahan hidup sebatang kara. Bahkan ketika musim penghujan, atap rumahnya pun banyak yang bocor disana sini. Rumahnya jauh dari kata layak huni.
Saat masuk ke dalam rumah, kondisinya terlihat memprihatinkan. Rumah berukuran sekitar 4×6 meter ini masih berlantai tanah. Tak terlihat meja dan kursi, hanya ada sebuah dipan dari bambu tanpa kasur yang digunakan untuk beristirahat.
Beralih ke dapur yang digunakan untuk memasak, dinding dan atap hanya terbuat dari plastik terpal dan genteng yang pecah. Tak ada kompor gas, hanya terlihat sebuah tungku kecil dan ranting pohon sebagai bahan bakar untuk memasak. Bahkan untuk keperluan MCK (mandi cuci dan kakus) ia harus menumpang dirumah tetangga.
Nenek Salimah mengatakan Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, didapatkan dari pemerintah dan uluran para tetangga sekitar rumahnya. Meski memiliki anak, namun sudah berkeluarga dan tinggal di desa lain. Ia mangku tidak ingin merepotkan anak anaknya.
‘’ Sesekali anak saya datang berkunjung untuk sekedar merawat dan membawakan makanan. Tapi saya tidak mau mrepotkan anak. Kalo di bangun yang penting tidak bocor lagi, karena kalo bocor saya sangat menderita karena semuanya bocor kalo hujan,”ujarnya. Selasa 4 Januari 2022.
Sementara itu menurut Perangkat Desa Setempat Akhmadi mengatakan rumah nenek Salimah ini belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah. Mengingat tersebut berdiri di tanah milik desa. Karena memang kondisinya cukup memprihatinkan, sejatinya rumah tersebut pernah di bangun oleh masyarakat secara sewadaya.
” Rumah ini sudah pernah dibangun dulu secara swadaya oleh masyarakat, kalo bantuan bedah rumah belum pernah dapat karena memang rumah nenek salimah ini berdiri di tanah milik desa,” ucapnya. (K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















