KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 2.286 botol minuman keras dari berbabagi merek di musnahkan oleh Polres Kebumen. Miras tersebut didapat Polres Kebumen dari Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KKRYD) selama dua pekan.
Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, apel kesiapsiagaan malam tahun baru, di depan Kantor Setda Kebumen, Jumat 31 Desember 2021. Kegiatan juga dihadiri Ketua DPRD Sarimun dan Kepala Kejari Fajar Sukristyawan serta diikuti Petugas Gabungan Polri, TNIM SatpolPP, Dishub pihak terkait lainya.
Kapolres Kebumen mengatakan dalam perayaan tahun baru 2022. Masyarakat tidak diperkenankan berkerumun dalam perayaan tahun baru dan juga dilakukan penutupan di empat alun-alun. Untuk itu, pihaknya menerjunkan 454 personel.
“Nanti malam, akan melewati malam tahun baru dengan beberapa kebijakan. Ada 4 Alun-alun yang akan ditutup. Mari songsong tahun baru 2020 dengan kondusifitas baik,” ujar Kapolres.
Kapolres AKBP Piter merinci, alun-alun yang ditutup yaitu Alun-alun Kebumen, Alun-alun Prembun, Alun-alun Karanganyar dan Lapangan Manunggal Gombong. Ia menyebut, penutupan ini agar masyarakat tidak merayakan malam pergantian tahun di alun-alun.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak euforia merayakan tahun baru dengan cara berpesta, keramaian, arak-arakan, konvoi, karnaval karena pandemi Covid-19 masih ada di sekitar kita,” tegasnya.
Langkah tersebut diambil bukan tanpa alasan. Kabupaten Kebumen sendiri kini masih mencatatkan 3 kasus aktif Covid-19. Disisi lain, varian Omicron juga telah masuk di Indonesia sehingga perlu upaya serius agar mencegah masuk ke Kebumen.
“Ada 3 kasus aktif dan mewaspadai persebaran Omicron. Harapannya malam tahun baru diisi dengan kegiatan positif dan tidak kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat,” imbuhnya. (K24).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















