ADIMULYO, Kebumen24.com – Untuk melatih Kreatifitas anak dan cinta terhadap dunia pertanian, Pemerintah Desa Temanggal Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen, memiliki sebuah terobosan baru, yakni dengan membuat sebuah Wahan Edukasi. Ditempat ini, anak anak dikenalkan cara memasak dan bercocok tanam yang baik.
Seperti yang dilakukan siswa siswi TK Mawar PGRI dan Pos Paud Dharma Tiwi, Sabtu 27 November 2021. Mereka dilatih memasak kue cucur dan menanam padi langsung ditengah sawah. Termasuk juga diajarkan cara menabur benih ikan sebagai mina padi.
Kepala Desa Temanggal Ahmad Mujaki menjelaskan Wahanan ini dimaksud untuk merangsang kreatifitas anak dan menumbuhkan rasa cinta terhadap dunia pertanian. Terlebih lahan pertanian di desa temanggal lebih luas dan sebagian besar warganya adalah petani. Dengan begitu diharapkan anak-anak senantiasa menghormati jasa para petani.
‘’ Ini dalam rangka untuk merangsang kreatifitas mereka agar cinta terhadap pertanian. Apalagi kultur di desa kami kan masyarakatnya rata rata petani “, jelasnya.
Adapun kue cucur, merupakan produk usaha warga desa yang seudah turun-temurun. Bahkan disini sering dikenal sebagai Kampung Cucur. Sedikitnya masih ada 10 Kelapa Keluarga yang menekuni usaha ini.
“Para generasi penerus ini diharapkan bisa melanjutkan warisan kakek nenek kita untuk mempopulerkan kue cucur dari Temanggal”, imbuhnya.
Dirinya berharap wisata edukasi Desa Temanggal bisa semakin berkembang dan menjadi destinasi wisata desa unguulan.
Sementara itu, salah seorang Guru TK Mawar PGRI, Nunik Kartika berharap wahana ini bisa terus dikembangkan. Menurutnya, selain dapat meningkatkan kreatifitas anak-anak juga dapat mengembangkan motorik kasar pada anak.
“Dengan mengikuti kegiatan di luar kelas ini, diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas dan motorik kasar anak,’’ujarnya.(k24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















