KEBUMEN, Kebumen24.com,- Meskipun Kabupaten Kebumen saat ini telah memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, pemerintah terus menggalakkan program Vaksinasi dan Pembentukan Desa Tanggap Bencana (Desatana). Ini untuk mempercepat target 1.061.418 masyarakat Kebumen sudah ter vaksin.
Perlu diketahui saat ini, Kebumen memiliki stok vaksin 33.869 dosis, dan terus akan bertambah seiring waktu. Disamping itu gerai gerai vaksin terus dibuka secara luas guna memudahkan masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi.
Hal tersebut disampaikan saat Jumpa Pers yang membahas Implementasi PPKM Level 3 dan Stok Vaksin di Sasana Pambiwara Diskominfo Kebumen, Jumat 3 September 2021. Hadir sebagai Narasumber Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kebumen Istiadi dan juga Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Kebumen Elis Joko Widodo.
Istiadi menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi digelar tiga hari dalam seminggu secara gratis. Adapun bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin disarankan untuk melakukan pendaftaran secara online melalui kanal website guna menghindari kerumunan.
“Pelakasanaan hari Senin, Rabu sama Jumat. Kalau untuk di Alun-alun itu online melalui website. Disitu kan ada menu pendaftaran vaksin. Semua pelaksanaan vaksin di gerai itu gratis dengan mendaftar terlebih dahulu karena terbatas,” Ucapnya.
Sementara itu Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Kebumen Elis Joko Widodo mengatakan Desa Tanggap Bencana (Destana) telah di lounching pada bulan Juni kemarin. Hal itu untuk mempersiapkan ketangguhan Desa untuk menghadapi bencana, sama halnya juga bencana non alam seperti covid 19 saat ini.
Dikatakan, hingga akhir 2020 lalu, Kabupaten Kebumen sudah memiliki 70 Desa tanggap Bencana, sebagai indikator ketangguhan bencana di desa. Usai peluncuran Destana, BPBD Kebumen sudah memberikan pelatihan kebencanaan di 26 kecamatan yang dihadiri oleh perwakilan dari setiap Desa.
” Dengan adanya Desa Tanggap Bencana, diharapkan bisa lebih meminimalisir penyebabaran wabah covid 19, terutama di Desa yang jauh dari akses kesehatan,” Katanya.
Elis menambahkan, dimasa pandemi covid 19 seperti saat ini kegiatan pemulasaraan jenazah dan pemakaman sudah murni dilakukan oleh masing-masing relawan kebencanaan. BPBD Sendiri saat ini juga sudah memberikan pelatihan pemulasaran jenazah dari unsur Destana.
” Kegiatan pemakaman ini sudah murni dilakukan oleh masing masing relawan kebencanaan masing masing, sampai dengan di destana kami melakukan pelatihan pemulasaran Jenzah yang diundang unsur destana Desa,” Jelasnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















