KEBUMEN, Kebumen24,- Program ‘’Aku Sedulurmu’’ Polda Jawa Tengah resmi dilaunching. Program ini bertujuan untuk membantu anak anak yatim piatu khususnya yang orang tua mereka meninggal karna covid 19.
Peluncuran dilakukan langsung oleh Ketua Umum Bhayangkari Ibu Juliati Sigit Prabowo, secara virtual, Senin 16 Agustus 2021. Hadir Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Forkopimda Jateng, Pejabat Utama Polda Jateng serta diikuti jajaran serta pengurus Bhayangkari se-Indonesia.
Untuk Polres Kebumen sendiri, dihadiri Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Kapolres Kebumen AKBP PIter Yanotta, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Kapolsek Jajaran, Bhayangkari, dan sejumlah anak yatim piatu.
Program Aku Sedulurmu merupakan bentuk kepedulian dan perhatian dari Polda Jateng, untuk membantu anak-anak yatim piatu akibat kehilangan orang tuanya karena Covid-19. Di Jawa Tengah sendiri tercatat ada 303 anak harus kehilangan orang tuanya meninggal karena covid 19.
Sedangkan untuk Kebumen sedikitnya ada 9 anak yatim piatu akibat pandemi. mereka paling kecil berusia 6 bulan, lainnya pelajar setingkat SD, SMP dan SMA. Sebagai bentuk kepedulian sesame, para yatim piatu akan diberikan bantuan sosial, berupa biaya penunjang sekolah hingga pendidikan selesai.
Kapolres menjelaskan, Program ini akan terus berkelanjutan hingga anak-anak selesai melakukan pendidikan. Bahkan yang nantinya lulus SMA, Kapolda Jateng bakal memberikan kesempatan kepada para yatim piatu untuk mendaftar polisi dan akan diprioritaskan.
‘’ Bantuan sosial kepada mereka, untuk menyelesaikan pendidikan selama 1 tahun, baik dari buku kemudian les, biaya sekolah hingga biaya internet. Dan juga keperluan lain,’’jelas Kapolres.
Adanya program tersebut, Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kepolisian RI, khususnya dilingkungan Polres Kebumen. Menurutnya dengan program ini sangat bermamfaat untuk keberlangsungan anak anak yatim.
‘’Bantuan keuangan untuk sekolah berkelanjutan tentunya sangat luar biasa, sehingga anak anak yang ditinggal orang tuanya akan terjamin pendidikannya, ‘’ujar Bupati.
Untuk itu, Pemerintah daerah akan terus mensuport program ini, dan nantinya Dinsos PPKB juga akan melakukan pendataan kembali anak anak yang menjadi yatim akibat pandemi. Dengan begtiu diharapkan tidak ada anak anak yatim yang putus sekolah.
” Pemberian bantuan keuangan untuk sekolah ini luar biasa sehingga anak anak yang ditinggalkan ini bisa lebih terjamin,” Jelasnya.
Sementara itu menurut Ihmad Yanu salah satu anak yatim piatu asal Desa Kambangsari Kecamatan ini mengaku sangat bersyukur menerima bantuan tersebut. Ia mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kepolisian karna telah peduli membantunya.
‘’ Saya sangat berterimakasih sekali dengan bantuan ini, apalagi saya sudah yatim piatu dan tidak tahu harus bagaimana untuk melanjutkan sekolah.
Bocah yang masih duduk di bangku kelas 2 SMU itu menceritakan awal mula menjadi yatim piatu. Pertama di tahun 2017 sang ayah pergi untuk selama lamanya karna sakit. Kemudian sang ibu meninggal karna terpapar covid 19 beberapa bulan lalu. (K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















