SOSIAL

Tiga Tahun Tinggal di Kuburan, Warga Kebulusan Terima Bantuan Rumah Layak Huni

1490
×

Tiga Tahun Tinggal di Kuburan, Warga Kebulusan Terima Bantuan Rumah Layak Huni

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Saliman (66) Warga Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen menerima bantuan rumah layak huni dari Komunitas Sedulur Kebumen. Sebelumnya Saliman bertahun tahun hanya tinggal di area makam desa setempat.

Hanya dalam hitungan minggu, rumah Saliman sudah selesai terbangun. Kini Saliman tidak lagi tinggal di gubuk reot yang berada di antara batu nisan pemakaman.

Berkat swadaya para dermawan, Saliman mendapatkan bantuan berupa rumah tembok yang dibangun di tanah milik desa dengan ukuran luas 3×5 meter ditambah kamar mandi 1,5×1,5 meter. Rumah sederhana itu sudah terpasang keramik, listrik PLN dan dan jaringan air pam.

Serah terima kunci Rumah tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Komandan Kodim (Dandim) 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang dan sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan, Senin 21 Juni 2021. Hadir Kabag Ren Polres Kebumen Kompol Mawakhir, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen Harry Anggriawan dan jajaran Forkopimcam Pejagoan.

Selain serah terima kunci rumah, dalam kesempatan itu juga Saliman menerima bantuan peralatan rumah tangga mulai dari spring bed, meja kursi, kompor gas, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Atas bantuan tersebut Saliman mengaku senang menempati rumah barunya dan tidak lagi tinggal di tengah pemakaman. Rumah ini akan ia gunakan untuk beribadah.

“Senang, terima kasih kepada para dermawan yang telah membantu,” ujar Saliman.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto maupun Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Sedulur Kebumen. Menurutnya ini menunjukan kepedulian dan gotong-royong masyarakat Kebumen masih cukup tinggi.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi antara Pemkab, Forkopimda Kebumen dan elemen masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan,” ujar Arif Sugiyanto.

Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan mengatakan, pembangunan rumah Saliman merupakan bedah rumah Sedulur Kebumen yang ke-29. Adapun pembangunan rumah tersebut menelan dana sekitar Rp 20 juta. Sedangkan peralatan rumah tangga senilai Rp 3-4 juta.

Dana berasal dari para dermawan Sedulur Kebumen baik yang tinggal di Kebumen maupun dari luar Kebumen. Pihaknya akan terus melanjutkan program bedah rumah yang ke-30 dengan sasaran yang dengan kriteria seperti lansia, hidup sebatang kara.

“Kami hanya ingin sisa hidupnya dapat menikmati tinggal di rumah yang layak huni,” ujarnya.(K24/IMAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.