DENPASAR, Kebumen24.com – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH secara resmi dikukuhkan menjadi Wakil Bendahara Umum Dewan Pengurus APKASI masa bhakti 2021-2026. Pengukuhan dilakukan bersama ratusan Kepala Daerah se Indonesia oleh Ketua Umum APKASI, Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga merupakan Bupati Dharmasraya.
Kegiatan disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Gubernur Bali I Wayan Koster. Acara berlangsung di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua Badung Bali, Sabtu 19 Juni 2021, dan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
Dalam kesempatan itu, Pengukuhan sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII APKASI tahun 2021, dengan tema “Tantangan dan harapan Membangun Ekonomi Daerah di Masa Pandemi Covid19”. Rakernas dilakukan secara hybrid dengan menerapkan prosedur CHSE (cleanliness, health, safety dan environment sustainability).
Ketua Umum APKASI, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mengatakan pemilihan pengurus ini didasari atas upaya mendukung program-program pemerintah dan pertimbangan kebutuhan organisasim, keterwakilan wilayah, senior-yunior, serta gender. Untuk itu dirinya berharap Apkasi bisa dijadikan sebagai rumah bersama dalam memperjuangkan aspirasi daerah, saling belajar dan saling bahu membahu.
“Sesuai arahan dan konsultasi dengan Pak Mendagri, acara pengukuhan ini dilaksanakan di Kabupaten Badung, Bali sebagai bentuk semangat gotong royong kami dalam memulihkan ekonomi di Bali, kami tahu bahwa akibat Pandemi Covid19 ini Bali menjadi wilayah yang paling terdampak perekonomiannya” kata Sutan.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengatakan, pelaksanaan pengukuhan pengurus APKASI di Bali tidak lain untuk mendukung program pemerintah Work From Bali (WFB). Menurutnya sejak pandemi, Bali mengalami kontraksi ekonomi dan keuangan yang berat.
“Kenapa Bali? Ya Bali selain ekonominya terdampak. Ya, kita harus jujur bahwa pusat wisata Indonesia itu adalah Bali. Dan salah satu sumber devisa kita adalah wisata,”ujarnya.
Selain itu, Tito Karnavian menjelaskan terkait angka kenaikan kasus Covid19 di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup drastis. Bahkan beberapa Daerah Kabupaten Kota banyak yang menjadi zona merah. Hal itu sangat berdampak pada perekonomian masyarakat.
‘’ Kepada para bupati kami ajak untuk terus konsisten menjaga kesehatan di daerah masing-masing dengan program 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Termasuk terus kampanyekan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.,’’imbuhnya.
Terkait percepat program vaksinasi, Tito meminta para kepala daerah tidak usah sungkan untuk belajar dari daerah lain yang bisa melakukan vaksin dengan cepat. Selain itu untuk permasalahan pemulihan ekonomi, seluruh bupati diminta memperhatikan belanja APBD nya.
“Kepala daerah harus turun tangan langsung agar eksekusinya lebih efektif.”ucapnya.
Terpisah, Bupati Kebumen, H Arif Sugiyanto SH mengatakan, pihaknya bersyukur bahwa Kabupaten Kebumen bisa andil dalam Dewan Pengurus APKASI. Menurutnya ini dapat menjadi sejarah dan prestasi bagi kebumen. Dengan masuknya ke jajaran kepengurusan APKASI ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan pengenalan Kabupaten Kebumen, serta mengembangkan potensi agar kedepan lebih baik.
“Kita berharap organisasi Apkasi ini juga bisa menyelenggarakan kegiatan di kebumen even-even besar kami harapkan kebumen bisa andil menjadi peserta langsung dalam kegiatan Apkasi dan kebumen siap menjadi tuan rumahnya,” katanya.(K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















