ARIF SUGIYANTOPemerintahan

Jalan Pejagoan – Karanggayam Rusak Parah, Bupati Bakal Segera Perbaiki

1135
×

Jalan Pejagoan – Karanggayam Rusak Parah, Bupati Bakal Segera Perbaiki

Sebarkan artikel ini

KARANGGAYAM, Kebumen24.com ,- Program Jamu Seger (Jalan Mulus Ekonomi Bergerak) menjadi salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, untuk perbaikan jalan rusak di Kabupaten Kebumen. Meski begitu, tidak semua jalan rusak di Kebumen bisa diperbaiki pada tahun ini, lantaran anggaran yang ada memang tidak sebanding dengan banyaknya jalan rusak.

Seperti hal nya jalan rusak di Pejagoan menuju Karanggayam. Jalan tersebut akan diperbaiki pada tahun anggaran 2022. Sesuai perencanaan Dinas Pekerjaan Umum atau PU, Pemerintah tidak bisa membangun jalan itu tahun ini karena memang belum masuk pada tahun anggaran.

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto usai melaksanakan shalat dan silaturahmi atau Tarhim di Masjid Jami Al-Istiqomah, Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, Selasa 4 Mei 2021. Hadir sekda Kebumen Ujang Sugiono beserta OPD, Forkopimcam serta pemerintah Desa setempat.

“Pertama perlu saya sampaikan bahwa anggaran untuk Karanggayam sudah ada slotnya. Nanti Dinas PU yang akan menjelaskan. Saya pastikan untuk tahun ini tidak mungkin karena anggaran pemerintah dilaksanakan satu tahun sebelumnya,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, jalan di Karanggayam ini akan menjadi priorotas untuk dilakukan perbaikan pada tahun 2022. Bupati Arif meminta kepada masyarakat untuk bersabar karena anggaran di Kebumen sangat terbatas.

“Jadi mohon bersabar kepada masyarakat, saya pastikan di 2022 Karanggayam jadi prioritas, karena saya juga sering lewat jalan sini. Saya sengaja bahwa Dinas PU untuk memastikan tahun depan jalan ini bisa diperbaiki,” ucap Arif.

.Disisi lain, Bupati Arif juga mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Sebab, kasus corona di Kebumen masih tinggi. Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak memaksa keluargannya untuk mudik lebaran.

Selain itu, bupati menyampaikan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat lebaran. Masyarakat diminta untuk tidak melaksanakan takbir keliling, pariwisata juga akan ditutup selama tiga hari setelah lebaran. Termasuk dilarang melaksanakan hajatan nikahan selama tujuh hari setelah lebaran.

Seperti Tarhim sebelumnya, diakhir acara Bupati juga bekesempatan memberikan masker dan sembako serta Kuis berhadiah berkah Ramadhan bagi yang bisa menghafal tembang sholawat dan hafal Pancasila.(K24/THR).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.