KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melaksanakan shalat tarwih dan silaturahmi bersama warga desa Ambarwinangun di Masjid Baiturohim. Pelaksanaan tarhim di Masjid ini cukup ramai, namun tetap dengan protokol kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak dan mengingatkan penerapan prokes tidak hanya pada saat ada bupati, namun dalam kehidupan sehari-hari, ia meminta agar prokes tetap dijalankan. Hal ini untuk mencegah kenaikan kasus corona.
“Penerapan prokes hendaknya tidak hanya ada pada saat kedatangan bupati, saya terus menghimbau dan meminta agar prokes tetap dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arif.
Arir terus mengingatkan kasus corona masih tinggi di Kebumen, sehingga perlu kehati-kehatian dan kewaspadaan. Terlebih mendekati lebaran, perlu pengetataan aturan bagi siapapun yang mudik.
“Yang mudik tidak dibiarkan begitu saja, tapi perlu dikarantina 4 hari,” ucapnya lagi.
Tak lupa dalam kesempatan Arif juga ikut menyampaikan program pemerintah yang baru diluncurkan, yakni Festival Anggaran yang sudah terpasang di alun-alun Kebumen. Di sana Bupati memperlihatkan penggunaan anggaran pemerintah kabupaten tahun 2021.
Festival anggaran merupakan bentuk transparasi publik, terutama menyangkut keuangan daerah. Dengan program itu, Arif meminta masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan anggaran daerah agar tidak dikorupsi.
APBD 2021 Kebumen mencapai Rp2,7 triliun. Dengan nilai itu, Arif mengingatkan kepada pejabat agar tidak sedikitpun korupsi. Semua penggunaan sudah jelas, dan akan diawasi inspektorat dan KPK.
“Itu uang rakyat, jangan dikorupsi, kita mempersilahkan masyarakat untuk ikut mengawasi,” jelasnya. (K24/THR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















