KEBUMEN, Kebumen24.com,- Sebagai upaya untuk mengurangi tindak penyalahgunaan anggaran Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih meluncurkan program unggulan ” Festival Anggaran”. Program ini sekaligus sebagai bentuk pembenahan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Festival anggaran sendiri merupakan implementasi dari program 100 hari kerja Bupati Kebumen. Implementasi dari misi pertama yakni peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelayanan birokrasi yang responsif serta penerapan e- Government dan Open Government yang terintegrasi.
Peluncuran sendiri, ditandai dengan penandatanganan surat edaran Festival Anggaran di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rabu, 28 April 2021. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, dan juga para OPD terkait.
Kegiatan sendiri dilanjutkan dengan pembukaan selubung Ringkasan Perubahan Penjabaran APBD TA 2021. Dalam acara tersebut juga diberikan subsidi bunga bagi para Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ).
Bupati H. Arif Sugiyanto meminta agar setiap OPD maupun pemerintah Desa dan Kelurahan bisa menampilkan anggarannya melalui papan pengumuman di kantornya masing masing serta ditampilkan di website. Terlebih APBD Kabupaten Kebumen tahun 2021 saat ini mencapai 2,7 triliun.
” Masyarakat bisa melihat anggaran yang digunakan oleh pemerintah Kabupaten Kebumen baik itu di tingkat Pembkab hingga sampai ke dinas dinas dan kelurahan, Desa juga akan mengikuti kegiatan yang sama, agar masyarakat bisa melihat dan mengakses,” ujarnya.
Dalam pengawasan penerapan Festival Anggaran ini nantinya akan dilakukan oleh inspektorat dan hasil investigasinnya akan ditandatangani oleh Wakil Bupati. Harapannya masyarakat juga bisa melihat dan memberikan pemasukan dalam pembangunan, yang intinya adalah keberpihakan kepada rakyat.
” WhatsApp saya juga terbuka, dan banyak masukan masukan dari masyarakat tentang pembangunan di daerahnya,” ucapnya.
Disebutkan, anggaran tersebut sudah termasuk dalam Refocusing cocid 19 sejumlah Rp 132 milyar. Yang memang penggunaannya sangat penting untuk menanggulangi wabah covid 19 di Kebumen.
” Ya ini juga sudah masuk Anggaran Refocusing Covid 19 sebesar Rp 132 milyar, ini sangat penting karena di India sendiri saat ini sangat kewalahan menghadapi wabah tersebut,” tutupnya.(K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















