ARIF SUGIYANTOPemerintahan

Buka Acara Musrenbang RKPD, Bupati Kebumen Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Jadi Prioritas

1234
×

Buka Acara Musrenbang RKPD, Bupati Kebumen Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022, Rabu 31 Maret 2021 kemarin, di Pendopo Bupati Kebumen.

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Dalam rangka penanggulangan kemiskinan, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta kepada seluruh Stakeholder yang ada, agar bersama sama menjalin kordinasi dan sinergitas serta mengoptimalkan sumber daya berbasis kearifan lokal.

Hal itu, disampaikan saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022, Rabu 31 Maret 2021 kemarin, di Pendopo Bupati Kebumen. Turut hadir dalam kesempatan tersebut. Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Sekda Kebumen Ujang Sugiono beserta OPD, Forkopimda, Camat serta Kepala Desa dan LSM.

Bupati Arif Sugiyanto mengungkapkan Kabupaten Kebumen hingga saat masih menduduki peringkat termiskin se Jawa Tengah. Untuk itu sebagai upaya penanggulangannya, pemerintah tentunya tidak bisa melakukannya dengan sendiri, namun juga dibtuhkan peran serta dari seluruh masyarakat. Terutama dalam mendukung program program pemerintah.

Bupati menyebutkan beberapa program dan kegiatan prioritas yang telah disiapkan, yaitu pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung akses perekonomian dan pelayanan dasar masyarakat. Dimana pada tahun 2022, akan dianggarkan Rp 105 miliar. Jumlah tersebut diperuntukan untuk pembangunan serta pemeliharaan jalan, jembatan dan penataan koridor jalan perkotaan Kebumen.

Kemudian untuk optimalisasi sistem pengairan pertanian di tahun 2022 dianggarkan Rp 25,3 miliar. Ini untuk pemeliharaan irigasi yang masih kewenangan kabupaten. Selain itu dianggarkan Rp 15 miliar untuk peningkatan Jitut dan Jides sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian.

Kemudian juga dianggarkan sebanyak Rp 7,3 miliar untuk pengadaan alat dan mesin pertanian, pengembangan varietas unggul lokal, fasilitasi budidaya, penanganan pasca panen, dan peternakan.

Di sektor kelautan dan perikanan, disiapkan anggaran Rp 5,71 miliar. Dan untuk pengelolaan perikanan tangkap, Rp 3,72 miliar, serta Rp 1,57 miliar untuk pengolahan dan pemasaran hasil perikanan dan kelautan termasuk pengembangan usaha garam.

Tahun 2022 juga dianggarkan Rp 4,8 miliar untuk pemeliharaan 5 pasar daerah. Kemudian Rp 2,5 miliar untuk pelatihan pekerja siap pakai dan pelatihan wirausaha. Selnjutnya Rp 1 miliar untuk fasilitasi usaha mikro menjadi usaha kecil melalui pengembangan produksi dan pengolahan, pemasaran, SDM, serta desain dan teknologi termasuk pelaksanaan inkubasi bisnis di PLUT.

” Sedangkan untuk Perhatian bagi pelaku UMKM diberikan dengan anggaran subsidi bunga sebesar Rp 1 miliar. Program ini upaya kemudahan permodalan bagi para pelaku UMKM dengan membantu meringankan pembayaran bunga pinjaman produksi mereka pada BUMD,”ungkap Bupati.

Sementara itu dalam rangka mencapai Universal Health Coverage, dilakukan dengan pemberian bantuan pembayaran iuran JKN-KIS untuk 55.141 jiwa dengan anggaran Rp 22,5 miliar.

Adapun upaya peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan derajat kesehatan bagi warga Kebumen, di tahun 2022 dianggarkan Rp 23,687 miliar. Untuk pencapaian SPM kesehatan, sebesar Rp 12,76 miliar dan untuk pembangunan 6 Puskesmas, Rp 785 Juta di 3 Pustu, serta Rp 22 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.

Diungkapkan pula strategi penanggulangan kemiskinan melalui program beasiswa dan subsidi bagi warga miskin dan anak yatim. Pada tahun 2022 dianggarkan Rp 1,26 milyar untuk 3.000 beasiswa SD/MI, dan Rp 1,17 milyar untuk 1.500 beasiswa SMP.

Tidak hanya itu, dalam rangka peningkatan kesejahteraan GTT dan PTT, Bupati juga mengatakan bahwa di tahun 2022 telah dianggarkan Rp 8,3 miliar untuk insentif 2.176 GTT PAUD, Rp 22,686 miliar untuk insentif 2.550 GTT/PTT SDN, dan 683 orang guru swasta. Kemudian Rp 3,9 miliar untuk insentif 525 GTT/PTT SMPN dan 189 orang guru swasta. (K24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com