ARIF SUGIYANTOPemerintahan

Bupati Arif Lantik Pengurus Pusat IWAKK Walet Emas Periode 2021-2026

2432
×

Bupati Arif Lantik Pengurus Pusat IWAKK Walet Emas Periode 2021-2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto secara resmi melantik Mayjend TNI Purnawirawan Ibnu Darmawan sebagai Pengurus Pusat Ikatan Warga Asal Kabupaten Kebumen “PP IWAKK Walet Emas” Periode 2021-2026. Pelantikan dilakukan dengan pengambilan sumpah dan ikrar janji oleh seluruh anggota IWAKK Walet Emas yang berjumlah 57 orang.

 

Acara dilaksanakan di Auditorium Global Islamic School (GIS)  Jln. Raya Condet No.5 Balekambang, Jakarta Timur. Sabtu 20 Maret 2021. Turut hadir Mantan Bupati Kebumen Buyar Winarso, Anggota DPR RI Darori Wonodipuro, Mantan Ketua IWAKK Walet Emas, Dr Ir H Budiyono Sudarso , Anggota DPRD Kebumen, Dinas Perkim LH EDi Riyanto serta sejumlah tokoh masyarakat.

 

Dalam sambutanya Bupati Arif menyampaikan selamat dan meminta kepada seluruh pengurus IWAKK Walet Emas untuk turut serta berpartisipasi mendukung program pemerintahan Kebumen agar kedepan semakin sejahtera.

 

Disisi lain Arif juga mengatakan sebagai Bupati yang baru dirinya telah berkomitmen bersama Wakil Bupati untuk mambawa Kebumen kedepan lebih baik. Untuk itu, sejumlah program pun telah diluncurkan dalam program 100 hari kerjanya, salah satunya Program Unggulan GO-LAK atau Go –Layanan Administrasi Kependudukan. Program ini merupakan layanan administrasi kependudukan jemput bola ke rumah “ora antri, ora suwe, cepet dadi”. Dengan program ini diharapkan 100% penduduk Kebumen wajib ber-KTP telah memiliki KTP.

 

Untuk peningkatan ekonomi, Bupati Arif telah menyiapkan Program Unggulan yakni Kebumen Ekonomi Handal dan Tani Mulyo. Kebumen Ekonomi Handal merupakan program untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan tenaga kerja muda Kebumen dengan harapan bisa menekan angka pengangguran.

 

Adapun program Tani Mulyo, program ini untuk meningkatkan produksi pertanian melalui pemenuhan sarpras pertanian. Dari Program ini nantinya akan menekankan pada penanganan terpadu pasca panen dengan mengoptimalkan penggunaan Rice Milling Unit (RMU) yang terletak di Desa Kaliputih Kecamatan Kutowinangun.

 

‘’ Dengan RMU ini semoga dapat meningkatkan produktifitas dan efisiensi produksi beras para petani.  RMU juga bisa menjadi pengelolaan beras terpadu yang Bersekala nasional.’’ucap Bupati Arif.

 

Soal infrastruktur, Bupati akan fokus melalui Program Unggulan bernama ‘’JAMU SEGER’’ (Jalan Mulus Ekonomi Bergerak). Program ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Dan bahkan selama dua tahun ini sebagain anggaran akan difokuskan untuk penanganan jalan jalan rusak Dengan pembenahan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan perekonomian pasca pandemi.

 

‘’ Jalan merupakan akses perekonomian warga masyarakat. Sehingga dengan pembenahan jalan akan mempercepat pemulihan perekonomian pasca pandemi,’’jelasnya.

 

Bupati menambahkan untuk menjaga kelestarian alam, dirinya juga telah melanching program bernama Nandur Wit Nggo Anak Putu. Menurutnya, urusan pelestarian alam bukanlah masalah kecil karena menyangkut masa depan anak cucu dan cicit.

 

‘’ Pohon sangat penting keberadaanya bagi kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan oksigen, pohon juga menstabilkan tanah, menyimpan karbon dan tentu saja memberi kehidupan untuk satwa. Pohon juga memberi kita bahan pangan dan tempat untuk berlindung,’’ucap Bupati.

 

Gerakan Nandur Wit Nggo Anak Putu ini diharapkan menjadi  gerakan masif dan berkelanjutan yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen.Terkhusus bagi pengantin baru dan masyarakat yang baru memiliki anak di wajibkan menanam pohon. Bukan hanya untuk sekarang, akan tetapi juga untuk anak turun kelak.

 

Lebih jauh Bupati mengungkapkan bahwa Kebumen memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Terutama di pesisir selatan, dimana Kebumen memiliki 57 KM bentangan laut. Untuk itu kedepan yang akan dilakukan adalah bagaimana supaya penghasilan kaluatan ini lebih maksimal. Salah satunya melalui budidaya tambah udang.

 

Arif mengaku sudah pernah melakukan studi banding ke tambak udang di Desa Linau, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Disana, Tambak udang mampu menghasilkan udang vaname 40 Ton dalam setiap hektarnya. Sedangkan di Kabumen, menurut Arif masih jauh dari yang diharapkan. Yakni rata rata dalam satu hektarnya hanya bisa menghasilkan 8 sampai 9 ton setiap kali masa panen. Padahal, jika dikelola dengan tehknik dan tata cara yang benar, pastinya dapat memperoleh hasil yang lebih maksimal.

 

Meski begitu, Bupati juga menyadari bahwa untuk mensuseskan program tersebut tentu tidak mungkin dilakukan sendiri. Untuk itu dibtuhkan tekad yang kuat dan komitmen tinggi serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, agar perubahan ke arah perbaikan dapat terwujud.

 

‘’Untuk itu, selain dukungan birokrasi yang profesional sangat diperlukan, dukungan dan Sinergitas dari Anggota IWAKK Walet juga kami butuhkan, ’’tandas Bupati.

 

Sementara itu, Ketua IWAKK Walet Emas Mayjend TNI Purnawirawan Ibnu Darmawan menjeaskan IWAKK Walet Emas merupakan sekelompok warga perantauan Kebumen di tanah rantau. Organisasi ini sebagai media bertemu dan berkumpul warga perantauan Kebumen yang ingin berbuat sesuatu untuk kampung halaman, salah satunya mencari peluang investasi untuk Kebumen.

 

‘’ Organisasi ini untuk semua warga Kebumen yang tinggal di perantauan dan tidak memandang strata sosial. Untuk itu kami juga berkomitmen mendukung program pemerintah Kebumen agar kedepan mentas dari predikat miskin se Jawa tengah,’’ujarnya.(K24/THR).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com