KLIRONG, Kebumen24.com,- Bupati Kebumen H. Arif Sugianto meresmikan Kebun Buah Kelengkeng BUMdes Agung makmur Desa Jerukagung Kecamatan Klirong. Peresmian ditandai dengan Penanaman Kelengkeng Perdana Bibit Buah Kelengkeng dan penandatanganan prasasti serta pemukulan kentongan.
Kegiatan berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, Selasa, 16 Maret 2021. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Kebumen Ahmad Ujang Sugiono dan para OPD, Pimpinan Bank Jateng Cabang Kebumen HS Yudiantoro, serta Forkopimcam Klirong dan Pemerintah desa setempat.
Dijelaskan Kepala Desa Jerukagung Aji Danu Harjanto, Kebun seluas 2000 meter persegi ini ditanami sekitar 450 bibit buah kelengkeng dengan harapan kedepan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Adapun pembentukan Bumdes Kebun ini terwujudu berkat semangat para warga dan juga Karangtaruna desa.
” Ini semua berkat masyarakat dan pemuda karangtaruan, semoga dengan penanaman buah kelengkeng ini kedepan bisa menjadi Bumdes yang maju dan mensejahterkan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya adanya Bumdes tersebut. Menurutnya dengan kebun buah ini merupakan sebagai upaya untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Terutama pemulihan ekonomi pasca covid 19.
‘’Adanya penanaman buah Kelengkeng ini, selain segi ekonomi juga bisa sebagai daerah resapan air dan juga meningkatkan oksigen sehingga kualitas hidup masyarakat semakin meningkat. Ini patut di apresiasi,’ujar Bupati Arif.
Untuk itu kedepan diharapkan Pemerintah Desa juga bisa berkolaborasi dalam pelaksanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten, dimana satu desa dengan desa lain juga saling berkomunikasi agar pembangunan bisa terlaksana dengan cepat dan tepat. Dengan begitu Kebumen akan bisa meninggalkan posisinya dari Kabupaten termiskin se-Jawa tengah.
” Kami harapkan seluruh Pemerintah desa untuk melaksanakan pembangunan dengan kolaborasi, ketika bisa menyinkronkan element maka pembangunan tersebut bisa terlaksana dengan cepat dan tepat,” imbuhnya.
Dilain sisi, Arif juga mengatakan wilayah Kabupaten Kebumen, banyak memiliki daerah yang rawan akan bencana. Untuk itu kedepan pada akhir tahun 2021 ini, seluruh desa sudah membentuk desa tangguh bencana. Dimana disetiap desa memiliki team tangguh bencana.
” Ketika individu semuanya tahu tentang kebencanaan maka individu tersebut bisa melindungi diri,”pungkas Bupati.(K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















