ALIAN, Kebumen24.com,- H. Arif Sugianto dan Hj Ristawati Purwaningsih secara resmi telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kebumen oleh Gubernur Jawa Tengah Jumat pagi. Ucapan selamat mengalir datang dari berbagai kalangan. Termasuk sejumlah harapan dari masyarakat agar dapat terwujud Kebumen yang maju dan sejahtera.
Seperti diutarakan Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kebumen Gus Fachrudin Achmad Nawawi Jumat 26 Februari 2021. Selain mengucapkan selamat dan sukses, dirinya menilai amanah yang diemban Bupati saat ini cukup berat, terutama dalam soal Pengentasan Kemiskinan di Kebumen.
Belum lagi mengenai penegakan Hukum, dimana saat ini masyarakat ramai memperbincangkan soal dugaan tindak pidana korupsi dana BPR BKK Kebumen. Kasus ini dinilai sangat merugikan Uang Negara hingga milyaran rupiah dan diduga juga ada keterlibatan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Kebumen.
Disisi lain, sebelumnya juga tehembus adanya dugaan kasus Bantuan RTLH dari Kemensos yang hingga saat ini masih dalam penyelidikan Polisi. Hal ini merupakan PR berat yang harus diemban Bupati Kebumen yang baru. Untuk itu Gus Fachru berharap kepada Bupati Kebumen kedepan bisa bediri tegak menata birokrasi bersih, transparan dan akuntabel.
‘’ Harapan besar d seluruh masyarakat Kebumen agar Bupati yang baru bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih transparan dan akuntabel. Dan saya yakin pak Arif bisa karna dia backgroundnya juga orang hukum,’’’’ujarnya.
Dari banyaknya PR Kebumen yang hingga saat ini belum terselesaikan diharapakan dengan visi misi Bupati yang baru diharapkan dapat segera terimplementasikan dengan baik. Minimal adalah pengentasan kemiskinan, agar Kabupaten Kebumen bisa bangkit dari keterpurukan atas predikat Kabupaten Termiskin se-Jawa Tengah.
” PR sebetulnya banyak tapi yang terpenting untuk mengangkat kabupaten kebumen dari peringkat termiskin di Jateng, sehingga masyarakat bisa menjadi sejahtera yang beneran dan Kebumen yang beriman bukan bermain main ,”ucap gus Fachru.
Diakuinya, sejauh ini perhatian pemerintahan Kabupaten memang sudah cukup baik, namun disatu sisi masih kurang maksimal, terutama dunia pendidikan santri di pesantren. Untuk itu, dengan Bupati saat ini yang notabene adalah orang NU di Kebumen, GUS Fachru meyakini bisa lebih peduli dengan kemajuan pondok pesantren.
‘’ Saya melihat pak Arif orang yang peduli dengan keberlangsungan pendidikan santri di pondok. Terbukti beliau sudah menyiapkan program bantuan untuk pondok dan santri yang kurang mampu, belum lagi insentif khusus bagi guru ngaji. Ini tentunya sangat saya dukung dan kami siap mengawalnya,’’imbuh Gus Fachru.(K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















